Bahasa Jadi Kunci Dunia: Aksara MAN Pinrang Asah Kemampuan Siswa Lewat English Camp
Kontributor
Paleteang,
(Kemenag Pinrang) – Organisasi Ekstrakurikuler Aksara MAN Pinrang kembali
menghadirkan kegiatan inspiratif melalui pelaksanaan English Camp 2025 yang
digelar selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (24–26 Oktober 2025), bertempat di
MAN Pinrang, Jalan Bulu Pakoro, Kelurahan Temmassarangnge, Kabupaten Pinrang.
Kegiatan ini
dihadiri oleh Kepala MAN Pinrang Ansyar, para pembina Aksara, pengurus dan
anggota organisasi, serta perwakilan kelas MAN Pinrang. Turut mendukung pula
tim instruktur dari Lembaga Bimbingan Bahasa Inggris dan Matematika Britania
School Pinrang sebagai mitra pelatihan. Jumat, (24/10/2025)
Salah satu
pembina Aksara, Jiad Nur Fikri Suharto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya
penguasaan bahasa Inggris di era global.
“Ini adalah
batu loncatan. Siswa madrasah harus unggul dalam bahasa, khususnya bahasa
Inggris. Sekarang banyak negara luar membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia
karena kita dikenal ramah. Tapi bagaimana kita bisa bersaing kalau tidak punya
kemampuan berbahasa?” ujarnya.
Ia menambahkan, bahasa adalah alat utama komunikasi yang akan membuka peluang
masa depan.
“Belajar bahasa Inggris itu tidak merugikan, malah suatu saat pasti terpakai.
Saya berharap English Camp ini bisa terus berlanjut, berprogres, dan ke depan
dapat menghadirkan pemateri dari luar negeri,” tuturnya penuh harap.
Sementara itu,
Kepala MAN Pinrang Ansyar dalam sambutannya memberikan motivasi kepada peserta
agar terus berinovasi dan mengasah kreativitas.
“Yang paling
penting itu adalah bagaimana kreativitas tumbuh. Kita harus punya kemampuan
berpikir kritis, berinovasi, dan berkolaborasi. Tapi kolaborasi tidak bisa
dilakukan tanpa komunikasi yang baik, dan komunikasi itu dimulai dari bahasa,”
jelasnya.
Lebih lanjut,
Ansyar juga mendorong Aksara untuk mengembangkan program pembelajaran berbasis
praktik langsung di luar madrasah.
“Saya ingin
nanti ada program Aksara ke Tanah Toraja, agar bisa berinteraksi langsung
dengan masyarakat luar. Kalau mereka tidak datang ke sini, maka kitalah yang
harus mendatangi mereka,” ungkapnya.
Dalam
kesempatan itu, ia juga mengapresiasi kerja sama MAN Pinrang dengan berbagai
lembaga, termasuk IAIN Parepare dan Britania School, yang selama ini turut
berkontribusi dalam peningkatan kualitas siswa.
“Kita harus
terus berinovasi, membangun jaringan, dan mempromosikan madrasah agar semakin
dikenal. Mari ubah mindset, terus belajar, dan jangan malu untuk berkomunikasi
dalam bahasa Inggris,” pungkasnya.
Selama kegiatan
berlangsung, para peserta English Camp mendapatkan berbagai pengalaman belajar
menarik melalui metode interaktif, seperti penyampaian materi, permainan
edukatif (games), dan diskusi aktif. Dengan pendekatan ini, suasana belajar
menjadi lebih hidup, menyenangkan, dan mendorong siswa untuk berani berbicara
dalam bahasa Inggris.
Kegiatan
English Camp 2025 ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan untuk menumbuhkan
semangat berbahasa Inggris di kalangan siswa MAN Pinrang serta menjadikan
madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, kreatif, dan berdaya saing
global. (Musakkir/Lentera)