Daerah

Sambut Ramadan 2026, Ponpes As’adiyah Dapoko Perkuat Kaderisasi Mubalig

Foto Kontributor
Humas Bantaeng

Kontributor

Senin, 09 Februari 2026
...

Dapoko (Kemenag Bantaeng) -- Lembaga Dakwah Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko menggelar kegiatan Pengkaderan Muballigh dengan tema “Mewujudkan Kader Dakwah yang Amanah dan Profesional”. Kegiatan ini dilaksanakan Ahad, 08 Februari 2026 hingga 15 Februari 2026 M (20–27 Sya’ban 1447 H), bertempat di Masjid Darussa’adah Ponpes As’adiyah Dapoko. Kegiatan pengkaderan mubalig ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko. 

Setelah mengikuti rangkaian pembekalan, para santri dan santriwati akan disebar ke berbagai daerah untuk melaksanakan kegiatan dakwah, termasuk di daerah tempat tinggal masing-masing, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat pada momentum bulan suci Ramadan yang akan segera tiba.

Ketua Lembaga Dakwah Ponpes As’adiyah Dapoko, Kiai Muda Abdullah Mangung, menegaskan bahwa kegiatan pengkaderan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin atau program tahunan semata, melainkan bagian dari ikhtiar strategis pesantren dalam menyiapkan generasi penerus dakwah.

"Kegiatan pengkaderan ini bukan sekadar agenda rutin atau program tahunan Lembaga Dakwah Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam menyiapkan generasi penerus dakwah yang akan melanjutkan estafet perjuangan para ulama dan dai dalam membimbing umat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini melahirkan dai-dai muda yang memiliki integritas keilmuan dan keteladanan akhlak.

“Harapan kami, kegiatan pengkaderan muballigh tahun ini mampu melahirkan dai yang ikhlas dalam niat, kuat dalam ilmu, dan santun dalam menyampaikan dakwah. Kami ingin para kader tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta siap terjun langsung menjadi solusi di tengah masyarakat. Pengkaderan ini adalah bagian dari upaya kami menyiapkan generasi penerus dakwah yang mampu menjawab tantangan zaman dengan bijak dan bertanggung jawab,” lanjutnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko, Kiai Muda Hamzah Israil, menyampaikan harapannya agar para santri dan santriwati mampu menyampaikan dakwah pada bulan Ramadan dengan niat yang lurus, bahasa yang santun, penuh hikmah, serta menjaga adab dan nama baik pesantren di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa para santri bukan hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa citra pesantren sehingga dituntut menampilkan akhlak yang mulia agar dakwah yang disampaikan dapat menyejukkan, menenangkan, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan pengkaderan ini, santri dan santriwati dibekali enam materi utama sebagai bekal berdakwah di tengah masyarakat, yaitu: Ikhlas dalam Dakwah: Antara Amanah dan Ujian, Akhlak Da’i: Antara Ilmu, Ucapan, dan Perilaku, Pentingnya Dalil dalam Berdakwah, Teknik Retorika Dakwah yang Efektif dan Persuasif, Menentukan Metode Dakwah sesuai Kondisi Mad’u serta Fiqih Puasa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dan santriwati Ponpes As’adiyah Dapoko semakin siap menjadi kader dakwah yang amanah, profesional, serta mampu menghadirkan dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan solutif di tengah masyarakat, khususnya pada momentum Ramadan yang penuh keberkahan. (umr)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default