Baru Sehari Dilantik, Kakan Kemenag Bantaeng Beri Pesan Ini Di Pelantikan IPIM
Kontributor
Bantaeng (Kemenag Bantaeng) — Ketua Wilayah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. KH. Masykur Yusuf, M.Ag., secara resmi melantik Pengurus IPIM Kabupaten Bantaeng periode 2025–2030 pada Minggu, 2 November 2025, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng. Adapun Drs. Muslimin, MM kembali diamanahi sebagai ketua.
Dalam acara tersebut, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng yang baru, H. Misbah, S.Ag., MA., turut hadir dan memberikan sambutan. Ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran pengurus IPIM Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Bantaeng.
“Selamat datang dan terima kasih atas kesediaan waktu pengurus wilayah (IPIM Sulsel) untuk hadir di Kabupaten Bantaeng,” ujar H. Misbah mengawali sambutannya.
Ia berharap kehadiran IPIM Kabupaten Bantaeng dapat memberikan pengaruh positif kepada masyarakat.
“Saya menginginkan dengan kehadiran IPIM Kabupaten Bantaeng ini mampu memberi pengaruh positif kepada masyarakat,” tutur Kakan Kemenag Bantaeng yang juga merupakan Koorwil di Pengurus Wilayah IPIM Provinsi Sulawesi Selatan.
“Tentu saya sebagai kepala kantor akan men-support keberadaan IPIM di Kabupaten Bantaeng ini,” lanjutnya, disambut tepuk tangan meriah para pengurus.
Lebih lanjut, H. Misbah menekankan bahwa imam masjid memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin spiritual bagi jamaahnya.
“Yang hadir dilantik hari ini adalah manusia pilihan. Kenapa? Karena selain tugasnya sebagai imam masjid, yang memimpin salat, meluruskan saf, dan memakmurkan masjid, yang lebih penting lagi, salah satu fungsi imam masjid adalah pemimpin spiritual,” ungkapnya.
“Oleh karena itu, mudah-mudahan dengan kapasitas pengurus IPIM, ke depan kita akan memberikan pencerahan kepada masyarakat kita, kepada jamaah kita untuk melaksanakan ibadah salat yang benar, sehingga salat itu sampai kepada Allah SWT,” harapnya.
“Nah, inilah tugas yang sangat berat sebagai imam. Jadi, imam bukan hanya memastikan safnya lurus, memimpin salat, tetapi juga mengantarkan bagaimana salat makmumnya bisa diterima oleh Allah SWT,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Wilayah IPIM Sulawesi Selatan, Dr. KH. Masykur Yusuf, M.Ag., mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang menyempatkan hadir dalam pelantikan Pengurus IPIM Bantaeng. Ia secara khusus menyebut dua putra daerah Bantaeng yang baru saja dilantik sebagai kepala kantor, yakni Kakan Kemenag Bantaeng H. Misbah dan Kakan Kemenag Jeneponto H. Muhammad Ahmad Jailani.
KH. Masykur juga memuji eksistensi IPIM Bantaeng yang dinilainya sebagai salah satu yang terbaik di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, di Bantaeng ini termasuk pengurus IPIM yang jago selama ini. Itu pun belum didukung penuh oleh pemerintah daerah setempat, baru Baznas yang bantu-bantu. Bagaimana jika semua sudah bersinergi,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penataan administrasi organisasi agar IPIM dapat memperoleh dukungan lebih luas.
“Saya harap sekretaris yang berhubungan dengan administrasi organisasi itu harus diselesaikan, diurus. Jika ada kesulitan, bisa dibantu oleh pihak terkait. Bagaimana Kesra (Pemda) mau memberi bantuan kalau administrasinya belum sesuai,” tegas Ketua IPIM Sulsel itu.
“Tentu kita berharap bantuan-bantuan dari bagian Kesra yang berkaitan dengan imam sedapat mungkin diarahkan ke IPIM dengan bimbingan dari Kementerian Agama,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak yang hadir, mulai dari MUI hingga Baznas, untuk turut menyukseskan kegiatan yang berkaitan dengan IPIM di Kabupaten Bantaeng.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Kakan Kemenag Bantaeng atau Kepala Kantor Kemenag Jeneponto yang baru dilantik, H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag., MA., juga memberikan sambutannya.
“Saya hadir di sini untuk menyampaikan selamat, tahniah, dan doa. Saya juga, selama diamanahi sebagai Kepala Kantor di Kemenag Bantaeng, mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah dibangun antara IPIM dan Kemenag Bantaeng. Mohon maaf jika banyak hal yang perlu disempurnakan, dan atas kekurangan-kekurangan itu, saya Muhammad Ahmad Jailani menyatakan bertanggung jawab dan memohon maaf akan hal itu,” ujarnya.
“Doakan saya juga, khususnya yang secara formal mendapatkan amanah dari Menteri Agama di Kabupaten Jeneponto, tetapi secara kultur, insyaallah, Bantaeng kampungku, Bantaeng kupariati,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah para pengurus IPIM yang baru dilantik.
Terakhir, Kepala Bagian Kesra Pemda Bantaeng, H. M. Nurdin, M.Kes., yang mewakili Pemerintah Kabupaten Bantaeng, menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pengurus IPIM yang baru dilantik.
Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Bantaeng, Sopyan Yasri, S.Ag., M.Sos.I., Ketua Baznas Bantaeng, Andi Rahmat AB, S.I.Kom., Ketua MUI Bantaeng, KH. Hamzah Israil, sejumlah pengurus IPIM Provinsi Sulawesi Selatan, serta tokoh agama dan masyarakat. (MSD)