Berminat Jadi Pelayan Tamu Allah ?, Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel Buka Seleksi Petugas Haji Tahun 2026
Kontributor
MAKASSAR, (Kemenag Sulsel) – Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel telah mengumumkan seleksi petugas haji 2026 Khusus untuk Provinsi Sulawesi Selatan mulai hari ini. Pendaftaran bisa dilakukan hingga 28 November 2025 melalui laman resmi haji.go.id/petugas.
Formasi petugas haji
yang dibuka mencakup PPIH Kloter (Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah) serta
PPIH Arab Saudi untuk layanan konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, dan
Siskohat. Setiap formasi memiliki syarat khusus dan daftar dokumen administrasi
yang harus dipenuhi sejak awal pendaftaran.
“Berdasarkan Keputusan
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2025 tentang Pedoman
Seleksi dan/atau Penunjukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji dan Pendukung
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji serta menindaklanjuti Surat Dirjen Bina
Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Nomor
SD-15/BN/2025 tanggal 20 November 2025” Jelas Ikbal Ismail, Kepala Bidang PHU
Kanwil Kemenag Prov. Sulsel.
Maka berdasar surat di
atas, kami sampaikan beberapa hal yang terkait dengan Seleksi Petugas Haji
khusus untuk Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai berikut:
1.
Kanwil
Kementerian Agama Provinsi dan Kementerian Agama Kab./Kota se Sulawesi Selatan
membentuk panitia rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 H/2026 M;
2.
Persyaratan
dan mekanisme rekrutmen PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi tertuang dalam
Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2025 tentang
Pedoman Seleksi dan/atau Penunjukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji dan
Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji;
3.
Setiap
unit pengusul berkewajiban mempertanggung jawabkan calon petugas yang diusulkan
meliputi kebenaran / kelengkapan administrasi, loyalitas, kinerja dan komitmen
melayani Jemaah Haji selama bertugas yang didasarkan pada rekomendasi pengusul.
Titik lokasi pendaftaran dan ujian seleksi sesuai daerah asal unit
pengusul/pemberi rekomendasi.
4.
Kantor
Kementerian Agama Kab./Kota mengusulkan calon PPIH Kloter yang telah lulus seleksi
tahap I untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi (tahap II) sesuai kuota penjatahan
sebagaimana terlampir;
5.
Hasil
seleksi tahap I calon PPIH Arab Saudi akan dilakukan rekapitulasi dan ranking
di tingkat provinsi oleh panitia Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi
Selatan. Alokasi peserta PPIH Arab Saudi untuk mengikuti seleksi tahap II
sebagaimana Terlampir
6.
Memberikan
kesempatan Pembimbing Ibadah Perempuan yang telah memiliki Sertifikat
Pembimbing Ibadah Haji untuk mengikuti seleksi PPIH tahun 1447 H/2026 M;
7.
Bagi
pejabat/ASN Kementerian Agama yang pernah bertugas sebagai Petugas Haji Indonesia
(PPIH Arab Saudi/PPIH Kloter) paling singkat 5 tahun terakhir, harus memilih PPIH
Kloter Pembimbing Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi Bimbingan Ibadah;
8.
PPIH
Kloter yang dinyatakan lolos seleksi petugas haji bersedia ditempatkan pada kloter
mana saja;
9.
Pendaftaran
peserta, persyaratan, tata cara dan upload seluruh dokumen administrasi pendaftaran
Petugas Haji ke link https://petugas.haji.go.id
10. Pemeriksaan berkas
administrasi dan pengawasan pelaksanaan seleksi PPIH dilakukan oleh Inspektorat
Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI;
“Untuk Alokasi Usulan
Peserta Seleksi Calon PPIH Kloter Tahap II Kanwil Kementerian Agama Provinsi
Sulawesi Selatan Tahun 1447 H/2026 M beserta Jadwalnya, bisa dilihat lebih
detail pada Link https://sulsel.kemenag.go.id/important_information/rekrutmen-ppih-kloter-dan-ppih-arab-saudi-tahun-1447-h2026-m dan https://sulsel.kemenag.go.id/important_information/pengumuman-seleksi-ppih-tingkat-daerah-kabkota-provinsi-tahun-1447h2026m
, ujar Ikbal Ismail.
Bagi yang berminat dan berikhtiar menjadi Pelayan Tamu Tamu Allah di Musim Haji Tahun 2026, silahkan melengkapi berkas sesuai yang dipersyaratkan, lalu mendaftar pada link yang sudah disiapkan, serta mempersiapkan diri sebaik baiknya untuk mengikuti Seleksinya, jangan lupa berdoa, semoga Niatnya diijabah oleh Allah SWT.
“Kami ingatkan dan
tegaskan, Proses seleksi dilakukan transparan, akuntabel, tanpa biaya, dan
bebas gratifikasi, sehingga peserta diimbau menyiapkan seluruh syarat dan
dokumen dengan benar sebelum batas akhir pengajuan,” tambahnya lagi. (Wrd)