Provinsi

DPD AGPAII Bone Usai Dialog Pengembangan Pendidikan Agama Islam

Foto Kontributor
Andi Baly

Kontributor

Senin, 12 Januari 2026
...

Watampone - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Assosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII)  Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, usai menggelar Dialog Pengembangan Pendidikan Agama Islam, di Aula  Perpustakaan Daerah, Kabupaten Bone, Jumat, 9 Januari 2026.

Acara yang berlangsung di sela sela kegiatan Porseni dalam rangka HAB Kemenag Sulsel ke 80,  yang dipusatkan di Kabupaten Bone ini,  turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS)  Kanwil Kemenag Sulsel, H. Fathurrahman. SE., M.Pd.

Fathurrahman didampingi lima Ketua Tim Kerja Bidang PAIS masing-masing Dra. Hj. Hajerah ( Katim TK/PAUD), H. Mushadil, S.Pd.I, MM (Katim SD/SDLB), H. Fahrul Rahman Idrus, SE., M.Pd. (Katim SMP/SMPLB), Drs. H. Muhammad Qasim, M.Pd., (Katim SMA/ SMALB), dan H. Umar Said, ST.,  (Katim Sistem Informasi Manajen dan Keuangan  PAI), dan para Staf Bidang PAIS.

Dari unsur AGPAII Bone hadir para pengurus dan anggota, serta Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Bone, Taufik Raden, S.Ag. Dialog berlangsung santai dan penuh kekeluargaan serta silaturrahmi sebagai simbol AGPAII dalan upaya membangun sinergitas, linearitas,  dan koordinasi pengembangan dan tara kelola layanan pada pendidikan agama Islam.

Kabid PAIS dalam arahannya menjelaskan perlunya sinergitas program dan peningkatan mutu pendidikan. Kepada pengurus AGPAII, Kabid menekankan,  perlunya penguatan moderasi beragama di sekolah.

"Guru PAI  memiliki peran dalam  menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah," ujar Fathurrahmam. 

Disebutkan, peningkatan Kualitas pembelajaran PAI, dilakukan dengan terus mensupport  guru PAI untuk terus meningkatkan kompetensi profesional,  dan pedagogik mereka,  melaui sinergi program.

"Ajakan untuk bersinergi dan mendukung program-program prioritas Kementerian Agama, seperti Hari Amal Bakti (HAB) juga menjadi sesuatu yang baik,"  katanya. 

Terkait optimalisasi organisasi, Kabid berharap, AGPAII dimanfaatkan  sebagai wadah komunikasi dan aspirasi guru PAI,  untuk mempererat hubungan dengan Kemenag.

Pengurus AGPAII Kabupaten Bone berharap,  melalui pertemuan ini bisa menjadi wadah dalam merumuskan progran kerja ke depan,  terutama di awal tahun ini serta mengevaluasi program kerja yang telah lalu.

AGPAII juga berharap,  terus mendapatkan pembinaan dari Kemenag sebagai mitra dalam menjalankan tugas  organisasi,  mengembangkan  pendidikan agama Islam di Sulawesi Selatan. (AB)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default