Wakil Bupati Bone Bersama Kakanwil Kemenag Sulsel Hadiri Jalan Santai Milad Al-Junaidiyah Ke-56 Tahun
Kontributor
Biru, (Kemenag Bone)- Rangkaian kegiatan menyambut Milad Al-Junaidiyah Ke-56 Tahun, Ahad, 11 Januari 2026 diisi dengan Jalan Santai.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Bone, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Komandan Korem 141 Toddopuli, Kadispora Bone, Rektor IAIN Bone, Ketua MUI Bone, Ketua Baznas Bone.
Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Bone, Kabag Tata Usaha Kemenag Bone, Kasi Mapenda Bone, Kasi Pontren Bone, Pengurus Yaspem, Pengurus Ponpes Al-Junaidiyah, Pimpinan Bank Muamalat Bone, Ketua Alumni bersama Alumni, Orang Tua Wali Santri, dan seluruh Santri Al-Junaidiyah Biru Bone.
Pimpinan Pondok, Dr. H. Abul Khair sampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan, khususnya kepada Wakil Bupati Bone dan Kakanwil Kemenag Sulsel atas kehadirannya dalam giat Menyambut Milad Al-Junaidiyah Ke-56 Tahun.
H. Abul Khair menyebut setengah abad Pondok Al-Junaidiyah, telah banyak berkontribusi bagi agama, bangsa dan negara. Al-Junaidiyah juga telah banyak melahirkan generasi terampil dalam berbagai bidang, seperti agamawan, cendekiawan, ilmuwan, akademisi, birokrat, pengusaha, praktisi, hingga politisi.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, M.Pd.I mengakui kiprah Al-Junaidiyah melalui alumni-alumninya yang tersebar di berbagai sektor. H. Ali Yafid berjanji akan selalu membuka ruang komunikasi untuk mengembangkan Ponpes Al-Junaidiyah Biru di masa-masa yang akan datang.
Hal yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M, ia berkomitmen akan memperhatikan Ponpes Al-Junaidiyah Biru.
Menurutnya, Al-Junaidiyah telah berperan aktif dalam mencetak generasi berkahlak mulia dan berilmu. Al-Junaidiyah juga memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan, dakwah dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Bersama seluruh tamu undangan, Wakil Bupati Bone melepas jalan santai yang menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, serta semangat cinta dan kedamaian yang lahir dari lingkungan pesantren untuk masyarakat luas. Hal ini selaras dengan tema Milad Al-Junaidiyah Ke-56 Tahun "Dari Pesantren Untuk Semesta Cinta". (Ayyub)