“Geografi Di Atas Rel”: Siswa MAN 1 Kota Parepare Jelajahi Aksesibilitas Dan Pengembangan Wilayah Lewat Perjalanan Edukatif
Kontributor
Parepare, (Kemenag Parepare) - Suasana Sabtu pagi 25 Oktober 2025 di MAN 1 Kota Parepare terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00 Wita, halaman madrasah dipenuhi semangat para siswa kelas XII yang bersiap mengikuti Project Pembelajaran Geografi bertajuk “Geografi di Atas Rel: Menjelajahi Aksesibilitas dalam Pengembangan Wilayah”.
Setelah melakukan apel pemberangkatan dan doa bersama,
rombongan siswa bersama guru pendamping berangkat menggunakan bus menuju
Stasiun Garongkong, Kabupaten Barru titik awal perjalanan edukatif mereka. Perjalanan
ini menjadi awal dari pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh makna di
luar kelas.
Project Geografi ini merupakan bagian dari penerapan
pembelajaran kontekstual Kurikulum Merdeka, yang menekankan pengalaman belajar
langsung di lapangan. Para siswa menempuh perjalanan dari Stasiun Garongkong
hingga Stasiun Mandai, Kabupaten Maros, untuk mempelajari secara nyata
bagaimana aksesibilitas transportasi memengaruhi pengembangan wilayah.
Guru Pengampu Geografi, Marlina, menjelaskan bahwa kegiatan
ini bertujuan agar siswa memahami hubungan antara infrastruktur transportasi
dan perkembangan ekonomi wilayah.
“Kami ingin siswa selain memahami teori, mereka juga bisa
menyaksikan langsung bagaimana jalur kereta api ini membuka konektivitas dan
menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar,” ungkap Marlina.
Sepanjang perjalanan, para siswa melakukan observasi
lapangan, wawancara dengan petugas stasiun, serta pendokumentasian kondisi
geografis dan sosial ekonomi di sepanjang jalur rel. Hasil temuan ini akan disusun
dalam bentuk laporan proyek dan presentasi kelas.
Salah satu peserta, Zuhri Al Bukhari, mengungkapkan rasa senangnya
mengikuti kegiatan ini. “Seru sekali! Kami bisa belajar sambil melihat langsung
bagaimana kereta api dan akses transportasi membantu masyarakat. Rasanya
seperti belajar dan berwisata sekaligus,” ujarnya dengan antusias.
Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, turut memberikan
apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung inovasi pembelajaran
seperti ini. Belajar di luar kelas memberi pengalaman yang lebih bermakna bagi
siswa dan membuat ilmu geografi terasa hidup,” tuturnya.
Sementara itu, Wakamad Kurikulum MAN 1 Kota Parepare,
Khadijah, menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan semangat Profil Pelajar
Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA).
“Melalui proyek ini, siswa belajar tentang geografi, tentang
kerja sama, tanggung jawab, dan kesadaran terhadap pembangunan berkelanjutan,”
jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi di Stasiun Mandai, di
mana setiap kelompok menyampaikan hasil pengamatan mereka. Dari perjalanan ini,
para siswa belajar bahwa geografi tidak terpaku pada peta dan teori, melainkan
tentang memahami kehidupan dan perubahan wilayah secara nyata.
Dengan semangat “Menyatukan jarak, merangkai cerita,” Project
Geografi di Atas Rel menjadi pengalaman belajar yang inspiratif, menyenangkan,
dan tak terlupakan bagi siswa MAN 1 Kota Parepare.(Akbar/Wn)