Daerah

“Geografi Di Atas Rel”: Siswa MAN 1 Kota Parepare Jelajahi Aksesibilitas Dan Pengembangan Wilayah Lewat Perjalanan Edukatif

Foto Kontributor
Nurwina Busrah

Kontributor

Senin, 27 Oktober 2025
...

Parepare, (Kemenag Parepare) - Suasana Sabtu pagi 25 Oktober 2025 di MAN 1 Kota Parepare terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00 Wita, halaman madrasah dipenuhi semangat para siswa kelas XII yang bersiap mengikuti Project Pembelajaran Geografi bertajuk “Geografi di Atas Rel: Menjelajahi Aksesibilitas dalam Pengembangan Wilayah”.

Setelah melakukan apel pemberangkatan dan doa bersama, rombongan siswa bersama guru pendamping berangkat menggunakan bus menuju Stasiun Garongkong, Kabupaten Barru titik awal perjalanan edukatif mereka. Perjalanan ini menjadi awal dari pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh makna di luar kelas.

Project Geografi ini merupakan bagian dari penerapan pembelajaran kontekstual Kurikulum Merdeka, yang menekankan pengalaman belajar langsung di lapangan. Para siswa menempuh perjalanan dari Stasiun Garongkong hingga Stasiun Mandai, Kabupaten Maros, untuk mempelajari secara nyata bagaimana aksesibilitas transportasi memengaruhi pengembangan wilayah.

Guru Pengampu Geografi, Marlina, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar siswa memahami hubungan antara infrastruktur transportasi dan perkembangan ekonomi wilayah.

“Kami ingin siswa selain memahami teori, mereka juga bisa menyaksikan langsung bagaimana jalur kereta api ini membuka konektivitas dan menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar,” ungkap Marlina.

Sepanjang perjalanan, para siswa melakukan observasi lapangan, wawancara dengan petugas stasiun, serta pendokumentasian kondisi geografis dan sosial ekonomi di sepanjang jalur rel. Hasil temuan ini akan disusun dalam bentuk laporan proyek dan presentasi kelas.

Salah satu peserta, Zuhri Al Bukhari, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. “Seru sekali! Kami bisa belajar sambil melihat langsung bagaimana kereta api dan akses transportasi membantu masyarakat. Rasanya seperti belajar dan berwisata sekaligus,” ujarnya dengan antusias.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, turut memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung inovasi pembelajaran seperti ini. Belajar di luar kelas memberi pengalaman yang lebih bermakna bagi siswa dan membuat ilmu geografi terasa hidup,” tuturnya.

Sementara itu, Wakamad Kurikulum MAN 1 Kota Parepare, Khadijah, menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan semangat Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA).

“Melalui proyek ini, siswa belajar tentang geografi, tentang kerja sama, tanggung jawab, dan kesadaran terhadap pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi di Stasiun Mandai, di mana setiap kelompok menyampaikan hasil pengamatan mereka. Dari perjalanan ini, para siswa belajar bahwa geografi tidak terpaku pada peta dan teori, melainkan tentang memahami kehidupan dan perubahan wilayah secara nyata.

Dengan semangat “Menyatukan jarak, merangkai cerita,” Project Geografi di Atas Rel menjadi pengalaman belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan tak terlupakan bagi siswa MAN 1 Kota Parepare.(Akbar/Wn)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default