Jaga Kesehatan, Santri PPTQ An Nail Gowa Rutinkan Senam Pagi

Kontributor

Bontomarannu (Kemenag Gowa). Udara pagi yang sejuk di Lapangan PPTQ An Nail Gowa pada Sabtu (30/8/2025) menjadi saksi semangat para santri yang memulai hari dengan senam pagi bersama. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas fisik, tetapi juga bagian dari komitmen pondok untuk membentuk generasi sehat, bugar, dan berjiwa positif.
Senam pagi yang dilaksanakan setiap akhir pekan ini diikuti oleh seluruh santri dengan penuh antusias. Gerakan demi gerakan dilakukan dengan semangat. Para pembina turut hadir mendampingi, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh motivasi.
Muhammad Ayyub, salah satu pembina PPTQ An Nail, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi budaya sehat yang terus dijaga. “Senam pagi bukan hanya soal fisik, tapi juga soal disiplin, kebersamaan, dan semangat hidup. Saya berharap santri menjadikan ini sebagai kebiasaan baik yang akan mereka bawa hingga dewasa,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa kesehatan adalah modal utama dalam menuntut ilmu. “Santri yang sehat akan lebih mudah fokus, lebih kuat menghadapi tantangan, dan lebih siap menjadi pemimpin masa depan. Maka mari kita jaga tubuh kita, sebagaimana kita menjaga hati dan akhlak,” tambahnya.
Sementara itu, Syauqi salah satu santri mengungkapkan rasa senangnya mengikuti senam pagi. “Saya suka sekali senam pagi. Rasanya badan jadi ringan, pikiran segar, dan hati senang. Apalagi kalau bareng teman-teman, jadi tambah semangat!” tuturnya sambil tersenyum lebar.
Syauqi juga berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin meriah. “Kalau bisa, tiap minggu ada variasi gerakan baru atau lomba kecil-kecilan. Biar makin seru dan semua makin semangat,” katanya penuh antusias.
Senam pagi di PPTQ An Nail Gowa menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di lapangan terbuka, di mana nilai-nilai kesehatan, kebersamaan, dan semangat hidup ditanamkan sejak dini. Semoga rutinitas ini terus menjadi bagian dari ikhtiar membentuk santri yang sehat jasmani dan rohani.(NS/OH)