Daerah

Jamil Di Dialog Kerukunan FKUB Gowa : "Adem", Negara Fasilitasi Pendirian Rumah Ibadah

Foto Kontributor
Onya Hatala

Kontributor

Rabu, 16 Juli 2025
...

Bungaya (Kemenag Gowa). Dialog Kerukunan dan Sosialisasi Pendirian Rumah Ibadah dilaksanakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di rumah makan Salabea Desa Tana Karaeng kecamatan Manuju, Selasa (15/7/2025). 

Hadir pada kegiatan ini, Kepala Sub-bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Muhammad Jamil, diikuti oleh tiga kepala KUA kecamatan bersama seluruh Penyuluh Agama Islam dan staf serta beberapa kepala desa dan jajarannya dari tiga kecamatan yaitu Manuju, Bungaya, dan Parangloe. 

Muhammad Jamil mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Gowa dalam sambutannya mengatakan, Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri memfasilitasi pendirian rumah ibadah ini sangat bagus dan meng-ademkan. Menurutnya, keputusan ini bisa meminimalisir gesekan terjadi baik di eksternal maupun internal agama itu sendiri.

"Jadi ini perlu jadi perhatian bagi yang ingin membangun rumah ibadah, karena tujuan mendirikan rumah ibadah untuk menjalin silaturrahim dengan sesama masyarakat bukan malah sebaliknya," kata Jamil. 

Sementera itu, Camat Manuju mengatakan keberadaan FKUB sangat penting dalam masyarakat karena dapat mendamaikan dan menertibkan umat beragama khususnya dalam pembangunan rumah ibadah.

"FKUB sangat diperlukan bagi umat beragama sepertu kita karena kita memiliki keragaman budaya dalam masyarakat, dan saya berharap sosialisasi dapat berlanjut demi mempersatukan pemahaman antar agama terutama dalam hal pendirian rumah ibadah, dan mesti dibangun dengan pendekatan humanis," terang mantan Sekcam Parigi ini.

Di sela kegiatan, Armin, kepala KUA Bungaya mengatakan, melalui momentum ini luruskan niat dalam membangun rumah ibadah dengan semangat kerukunan demi kemaslahatan umat dan memastikan kebutuhan rumah ibadah bagi masyarakat dengan memperhatikan jumlah jamaah disekitar rumah ibadah tersebut. 

"Hal ini penting, agar rumah ibadah bisa survive dengan jamaah yang ada sekaligus menjadi ajang silaturrahim bagi masyarakat saat menjalankan ibadah secara bersama-sama, " pungkas mantan Penghulu Muda KUA Pallangga itu.(arm/OH) 

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default