Kakan Kemenag Bulukumba Tekankan Pemetaan Zakat Untuk Penuntasan Kemiskinan
Kontributor
Bulukumba, (Kemenag Bulukumba) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, H. Abdul Rafik, menghadiri kegiatan evaluasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Bulukumba. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bulukumba, Selasa (24/2/2026).
Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Bulukumba, H. Tjamiruddin, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk membuka ruang diskusi terkait Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
“Hari ini kita berkumpul untuk membuka peluang diskusi terkait RKAT Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Apakah ada yang perlu disesuaikan dengan kondisi Kabupaten Bulukumba,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bulukumba, H. Kamaruddin, menyebutkan bahwa forum ini penting untuk mendapatkan pandangan dari para dewan yang berasal dari latar belakang dan instansi yang berbeda, sekaligus menerima evaluasi kinerja dari Dewan Pengawas.
“Kami berkumpul untuk mendapat pandangan dari dewan yang berasal dari latar belakang dan instansi yang berbeda, serta mendapat evaluasi kinerja dari Dewan Pengawas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Abdul Rafik menyampaikan bahwa pada tahun ini Kemenag Bulukumba memprioritaskan penerapan payroll system berupa potongan awal zakat saat penggajian pegawai sebagai upaya optimalisasi pengumpulan ZIS.
Ia juga menekankan pentingnya pemetaan yang lebih terperinci dalam penyaluran zakat, khususnya dalam mendukung penuntasan kemiskinan di Kabupaten Bulukumba.
“Perlu didetailkan pemetaan penyaluran zakat untuk mendukung penuntasan kemiskinan di Kabupaten Bulukumba, termasuk data jumlah kemiskinan dan data anggaran agar program lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bulukumba turut melaporkan bahwa pada bulan Ramadan ini, BAZNAS telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Safari Ramadan sebagai bagian dari dukungan terhadap program keagamaan di daerah.
Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Bulukumba semakin kuat dalam meningkatkan tata kelola ZIS yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Vira)