Layanan Baru Di RSUD Lakipadada: Kemenag Dan RSUD Hadirkan "Obat Batin" Bagi Pasien
Kontributor
Makale ( Kemenag Tana Toraja) — Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan holistik terus digenjot oleh RSUD Lakipadada. Tidak hanya berfokus pada kesembuhan fisik, rumah sakit kebanggaan masyarakat Tana Toraja dan beberapa kabupaten di sekitarnya ini kini memperkuat aspek spiritual pasien melalui sinergi strategis bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja.
Sinergi ini dimatangkan dalam pertemuan koordinasi dan Penandatanganan MoU yang dilaksanakan pada Kamis (05/02/2025) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan RSUD Lakipadada, pejabat struktural Kemenag, serta para Penyuluh Agama dari berbagai fungsional.
"Standar Pelayanan Wajib: Aspek Spiritual Jadi Prioritas" Sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit yang komprehensif, kehadiran aspek kerohanian kini menjadi bagian wajib dalam perawatan pasien. Hal ini ditegaskan oleh Plt. Direktur RSUD Lakipadada, Obbet Bassang, M.Kes, dalam pertemuan koordinasi terkait teknis pelayanan kerohanian di lingkungan rumah sakit.
Menurut Obbet, selama ini pelayanan bimbingan mental dan spiritual bagi pasien masih bersifat individual atau berdasarkan permintaan mandiri. Dengan adanya kerja sama resmi ini, pelayanan akan lebih terstruktur melalui pendampingan rutin oleh penyuluh agama. (Imm)
> "Kami sangat bersyukur dan antusias menerima kerja sama ini. Selama ini pelayanan kerohanian memang ada, namun masih bersifat individual. Dengan sinergi bersama Kemenag, kami berharap pasien dapat merasakan pelayanan yang lebih utuh, baik dari sisi medis maupun batiniah," ujar Obbet Bassang.
Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja, H. Usman Senong, juga menyambut baik langkah kolaboratif ini. Ia menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam memberikan ketenangan batin bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.
"Pertemuan hari ini di Aula Kemenag adalah langkah awal yang sangat penting. Ke depannya kita akan segera merumuskan teknis pelaksanaan di lapangan, mulai dari jadwal kunjungan rutin hingga penyediaan konseling khusus," jelas H. Usman.
Pihak RSUD Lakipadada menyampaikan terima kasih yang mendalam atas respons cepat Kemenag dalam memenuhi kebutuhan dasar pasien tersebut. Konseling keagamaan diyakini menjadi stimulan positif bagi percepatan masa pemulihan pasien.
Kelanjutan Teknis Kerja Sama ke depannya, kedua belah pihak akan segera merumuskan teknis pelaksanaan di lapangan, mulai dari jadwal kunjungan rutin penyuluh hingga konseling khusus. Harapannya, kerja sama ini dapat berjalan berkesinambungan sehingga seluruh lapisan masyarakat yang menjalani perawatan di RSUD Lakipadada merasa terlayani secara maksimal. (Imm)