Kakan Kemenag Pinrang, Irfan Daming Lantik Pengurus MGMP MTs: Sinergi Kunci Keberhasilan Organisasi
Kontributor
Maccorawalie, (Kemenag Pinrang) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Irfan Daming, secara resmi melantik Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Pinrang, pada Sabtu (25/10/2025) di Aula Kantor Bupati Pinrang.
Pelantikan ini
dirangkaikan dengan pelaksanaan Pelatihan Kurikulum
Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam
(Deep Learning) bagi 341 guru MTs se-Kabupaten
Pinrang. Kegiatan tersebut berlangsung secara luring dan daring mulai 25
hingga 31 Oktober 2025.
Ketua MGMP MTs
Kabupaten Pinrang, Muhammad Nurudin, dalam
sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan pengurus ini menjadi momentum penting
dalam memperkuat peran MGMP sebagai wadah profesionalisme guru madrasah.
“Dengan dilantiknya
Pengurus MGMP MTs ini, kami berharap dapat memberi dampak positif terhadap
jalannya roda organisasi. Kami juga akan memastikan semua guru MTs memperoleh
pengetahuan dan pemahaman terkait Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan
Pembelajaran Mendalam,” ujarnya.
Ia menambahkan
bahwa MGMP akan berperan aktif dalam mengawal implementasi KBC dan Deep
Learning di lingkungan madrasah, agar pembelajaran semakin menyenangkan,
humanis, dan berorientasi pada karakter.
Sementara itu, Kakan Kemenag Pinrang, H. Irfan Daming, dalam arahannya
memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menekankan
pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan
modern.
“Kami berharap
semua guru yang mengikuti pelatihan ini dapat memanfaatkan kesempatan ini
dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh ilmu baru tentang Kurikulum Berbasis
Cinta dan teknik pembelajaran mendalam. Ilmu yang diperoleh hendaknya dapat
diterapkan dalam proses belajar mengajar di madrasah, sehingga memberi dampak
nyata bagi peserta didik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, H.
Irfan Daming juga menekankan bahwa pendidikan di madrasah harus berlandaskan
nilai-nilai kasih sayang, keteladanan, dan semangat pembaharuan.
“Kurikulum Berbasis
Cinta bukan hanya tentang metode mengajar, tetapi tentang bagaimana guru
menghadirkan hati dalam mendidik. Dengan cinta, pembelajaran akan menjadi lebih
bermakna, dan madrasah akan tumbuh sebagai pusat lahirnya generasi yang cerdas,
berakhlak, dan berempati,” tuturnya penuh harap.
Turut hadir
mendampingi Kakan Kemenag, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah,
Ramli Alias, serta Ketua Pokjawas Kemenag
Pinrang, Muh. Rusni.
Ketua Panitia
Pelaksana, Thahirah, menjelaskan bahwa
pelatihan ini menggunakan dua metode pembelajaran, yaitu luring dan daring,
yang diharapkan dapat menjangkau seluruh tenaga pendidik MTs di Kabupaten
Pinrang.
“Kegiatan ini
berlangsung selama satu pekan dengan menghadirkan narasumber berkompeten yang
akan membimbing peserta dalam memahami konsep dan penerapan KBC serta Deep
Learning,” ujarnya.
Kegiatan ini
menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kabupaten Pinrang dalam
meningkatkan kualitas pendidikan madrasah melalui pelatihan yang inovatif,
berlandaskan cinta, dan berorientasi pada pembelajaran bermakna.