Kakankemenag Sinjai Kukuhkan Pokja Majelis Taklim Kabupaten Sinjai Masa Khidmat 2025 – 2028
Kontributor
Sinjai (Kemenag Sinjai) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sinjai, H. Faried Wajedi, resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Kabupaten Sinjai Masa Khidmat 2025 – 2028. Pengukuhan yang berlangsung di Aula Kantor pada Kamis, (6/11/2025) ini, menandai langkah strategis dalam memperkuat peran majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan nonformal, serta pemberdayaan masyarakat.
Dalam arahannya, Faried Wajedi menjelaskan bahwa Pokja Majelis Taklim dibentuk sebagai wadah koordinasi dan sinergi antar-majelis taklim di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Ia menekankan bahwa Majelis Taklim merupakan ujung tombak pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
"Dengan adanya Pokja ini, diharapkan semua kegiatan majelis taklim dapat lebih terarah, terstruktur, dan memberikan dampak nyata bagi umat. Pokja harus mampu menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan dan memberikan kontribusi positif dalam membentuk masyarakat yang religius, moderat, dan berakhlak mulia," pesan Kepala Kemenag Sinjai.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Pokja ini sangat strategis dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat serta mendukung program-program Kemenag, khususnya di bidang pemberdayaan umat.
Ketua Tim Kemitraan Umat dan Hari Besar Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Bakri, turut hadir dan memberikan penguatan.
Ia menyampaikan apresiasi atas pengukuhan ini, yang merupakan pengukuhan Pokja Majelis Taklim ke-23 di Sulawesi Selatan. Ia menegaskan pentingnya peran majelis taklim dalam membangun karakter umat.
"Majelis taklim memiliki peran penting dalam membangun karakter umat. Organisasi ini dibentuk oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam). Oleh karena itu, Pokja ini diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi dan penguatan kapasitas para pengurus dan jamaah majelis taklim, serta mampu berkolaborasi dengan organisasi keagamaan lainnya di Kabupaten Sinjai," jelas nya.
Bakri juga mengingatkan bahwa tugas Pokja tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup pembinaan, penyusunan program, serta pelaporan kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Menyambung hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Sinjai menekankan pentingnya kolaborasi antara Pokja Majelis Taklim dengan berbagai unsur keagamaan, pemerintah daerah, serta lembaga sosial lainnya demi tercapainya tujuan bersama dalam pemberdayaan umat.
Turut hadir menyaksikan pengukuhan ini, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Sinjai, H. A. Pelita, serta Para Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Sinjai. (Arf/SR)