Daerah

Kakanwil Kemenag Sulsel: ASN Harus Berkinerja Dengan Cinta, Wujudkan Keluarga Maslahat Dan Indonesia Emas 2045

Foto Kontributor
WAHYUDDIN

Kontributor

Selasa, 11 November 2025
...

Maccorawalie, (Kemenag Pinrang) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, membuka kegiatan Pelibatan Masyarakat pada Gerakan Keluarga Maslahat yang digelar oleh Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, di Aula Kantor Kemenag Pinrang. Senin, (10/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Cinta Kita Wujudkan Keluarga Sakinah Menuju Indonesia Emas 2045.”

Dalam sambutannya, H. Ali Yafid mengajak seluruh penghulu dan penyuluh agama Islam dan stakeholder yang hadir agar terus meningkatkan semangat dan etos kerja, serta menunjukkan kinerja yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghulu dan penyuluh agama adalah ujung tombak Kementerian Agama dalam pembinaan masyarakat. Karena itu, mari bekerja dengan hati, melayani dengan cinta, dan jadikan setiap tugas sebagai ladang amal,” ujar Kakanwil penuh semangat.

Lebih lanjut, H. Ali Yafid juga menyinggung tentang aplikasi EWS Si Rukun yang telah resmi dilaunching dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh para Kepala KUA Kecamatan. Early Warning System Si-Rukun adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mendeteksi secara dini potensi konflik sosial ber­dimensi keagamaan.

“Aplikasi ini harus difungsikan dengan baik sebagai inovasi dalam pelayanan publik di bidang urusan agama Islam,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian KUA Kecamatan terhadap sejumlah aspek pelayanan, terutama dalam pencatatan nikah dan pelaksanaan bimbingan perkawinan (Bimwin) yang menjadi bagian penting dalam pembinaan keluarga sakinah.

Sementara itu, Kabid Urais Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas penghulu dan penyuluh agama agar semakin optimal dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga.

Ia menjelaskan, jumlah peserta bimbingan perkawinan (catin) di Sulawesi Selatan mencapai 43.520 orang, dengan total 600 penghulu se-Sulsel, 2.395 penyuluh agama Islam, secara keseluruhan jumlah ASN KUA yang ada di Kab/Kota se-Sulawesi Selatan sebanyak 3.936 orang.

“Dengan potensi besar ini, kami yakin program Gerakan Keluarga Sakinah dapat berjalan maksimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Kabid Urais juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berkomitmen dalam mendukung gerakan keluarga maslahat di Sulawesi Selatan. Sebanyak 110 peserta aktif dalam kegiatan ini diantaranya Kepala KUA Kecamatan, penghulu, penyuluh agama, majelis taklim dan rrganisasi keagamaan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur Kementerian Agama untuk memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalitas, serta mewujudkan keluarga Indonesia yang harmonis, sejahtera, dan berdaya menuju Indonesia Emas 2045.

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default