Provinsi

Kakanwil Kemenag Sulsel Harap IPHI Jadi Wadah Persaudaraan Haji Yang Inklusif, Moderat, Dan Berorientasi Kemaslahatan Umat

Foto Kontributor
Mawardi

Kontributor

Senin, 16 Februari 2026
...

MAKASSAR (Kemenag Sulsel) -- Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, (Senin 16 Februari 2026)

 

Momentum ini menjadi penegasan komitmen IPHI Sulsel dalam menguatkan peran sosial dan keagamaan para haji di tengah masyarakat.

 

Selain Kakanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid, Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum IPHI Pusat, Ahmad Yani Basuki. Turut menyaksikan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina Bupati Maros Chaidir Syam, Kakanwil Kementerian Haji H. Ikbal Ismail serta sejumlah Pimpinan Ormas Keagamaan, tokoh dan undangan dari berbagai unsur.

 

Ketua PW IPHI Sulsel, Meity Rahmatia, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan segera bergerak pascapelantikan. Ia menyampaikan rencana melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Sulsel untuk melantik pengurus cabang sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.

 

Menurut Meity, dengan jumlah jamaah haji yang mencapai sekitar 221 ribu orang tahun ini, IPHI menghadapi tantangan besar dalam pembinaan dan pemberdayaan.

 

Dia menekankan bahwa kemabruran haji tidak berhenti pada momentum wukuf di Tanah Suci, tetapi harus berlanjut ketika para jamaah kembali ke daerah masing-masing dan mengambil peran aktif dalam mendidik masyarakat.

 

“Lewat persaudaraan ini mari kita lepaskan seluruh kepentingan pribadi. Ukhuwah harus kita jaga. Setelah pelantikan ini, kami akan melaksanakan rapat koordinasi untuk menyusun berbagai program kerja dalam rangka melestarikan kemabruran haji sepanjang hayat,” ujarnya, selaras dengan tema pelantikan: Melestarikan Haji Mabrur Sepanjang Hayat.

 

Kakanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid yang juga turut hadir menyaksikan Prosesi Pelantikan tersebut memberikan apresiasi dan menilai organisasi ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter sosial dan spiritual umat di daerah.

 

Ali Yafid berpesan agar IPHI tidak boleh sekadar menjadi wadah silaturahmi para haji, tetapi juga harus tampil sebagai mitra pemerintah dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

 

“Para haji adalah figur teladan di lingkungannya. IPHI harus mampu mengonsolidasikan potensi besar ini untuk memperkuat pendidikan moral, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan di Sulsel,” ujarnya.

 

Ia juga berharap kepengurusan IPHI Sulsel periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Meity Rahmatia mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan umat, sekaligus menjaga marwah dan persaudaraan di tengah dinamika sosial.

Semoga Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi IPHI Sulsel untuk meneguhkan kembali jati diri organisasi sebagai wadah persaudaraan haji yang inklusif, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, Pungkas Kakanwil.

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default