Kakanwil Sulsel Tanamkan Penguatan ASN Dan Pendidikan Berkarakter Dalam Tiga Agenda Besar Di Kemenag Luwu Timur
Kontributor
Malili, (Kemenag Lutim) -- Suasana penuh semangat menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur saat tiga agenda besar digelar secara bersamaan, yakni Pembinaan Korpri, Launching Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan Pembukaan Porseni HAB ke-80. Seluruh rangkaian kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, menandai momentum penting bagi penguatan mutu layanan dan karakter ASN di Luwu Timur. (Rabu, 19 November 2025)
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Cabang BSI Tomoni, Kepala KUA, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, serta seluruh ASN dan non-ASN lingkup Kemenag Luwu Timur.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Luwu Timur, H. Muhammad Yunus, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Kakanwil di tengah keluarga besar Kemenag Luwu Timur. Ia mengungkapkan bahwa jumlah ASN Kemenag Luwu Timur kini mencapai 402 orang, yang menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“ASN Kemenag harus menjadi teladan akhlak, cerminan kebaikan, dan wajah pelayanan publik yang berintegritas,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa seluruh madrasah di Luwu Timur sudah mulai menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai model pendidikan yang menekankan keseimbangan kecerdasan spiritual, emosional, dan akademik.
Implementasi gerakan penanaman pohon juga menjadi bagian penting dari KBC, yang sejalan dengan Asta Protas dan Asta Aksi Kemenag RI.
Menjelang pembukaan Porseni HAB ke-80, ia mengajak seluruh ASN untuk menyambut momentum ini dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, yang akan ditandai dengan tendangan perdana bola takraw oleh Kakanwil sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Kemudian dalam arahan, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid memberikan apresiasi mendalam kepada jajaran Kemenag Luwu Timur atas prestasi membanggakan sebagai peraih Juara I Nilai Kinerja Anggaran Bimas Islam tingkat nasional.
Lebih lanjut Kakanwil juga menekankan kembali pentingnya peran ASN Kemenag sebagai figur yang menghadirkan keteduhan, kedamaian, dan keteladanan di tengah masyarakat.
“ASN Kemenag adalah teladan. Kita harus saling mengingatkan tentang tugas dan fungsi kita, menyukseskan program pemerintah, serta memberikan pelayanan yang ikhlas dan berkualitas,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan esensi dari Kurikulum Berbasis Cinta, yang berlandaskan nilai Panca Cinta sebagai pilar pembentukan karakter peserta didik.
“Kurikulum Cinta melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlak mulia dan menghargai nilai toleransi. Inilah investasi pendidikan yang akan menentukan masa depan negeri,” tambahnya.
Terkait Porseni HAB ke-80, Kakanwil menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan kebersamaan antarpegawai Kemenag.
“Porseni adalah wujud semangat kita dalam menyambut Hari Amal Bakti Kemenag RI ke-80. Mari berpartisipasi menjunjung sportivitas, dan memperkuat persaudaraan,” tutupnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Launching resmi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembukaan Porseni HAB ke-80, yang disambut antusias oleh seluruh peserta.
Kehadiran Kakanwil di bumi Batara Guru ini menjadi energi baru bagi Kemenag Luwu Timur untuk terus memperkuat kualitas layanan, mempertegas nilai-nilai akhlak ASN, dan memastikan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta berjalan lancar di setiap satuan pendidikan.
Dengan semangat Hari Amal Bakti ke-80, Kemenag Luwu Timur berkomitmen untuk terus menjadi lembaga yang melayani dengan ikhlas beramal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dan ramah untuk umat.