Kemenag Sulsel Terima Audiensi Plt. Kepala BMKG Wilayah IV, Bahas Persiapan Rukyatul Hilal Ramadhan
Kontributor
Makassar (Humas Sulsel) — Menjelang penentuan awal bulan Ramadhan 1447 H/2026 M, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menerima audiensi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BMKG Wilayah IV Sulawesi, Nasrool Adil, di ruang kerja Kepala Bidang Urusan Agama Islam, (06/02/2026). Audiensi tersebut turut didampingi Ketua Bidang Geofisika BMKG Wilayah IV, R. Jamroni serta Ketua Tim bina paham dan hisab rukyat bidang urais, Nurdin.
Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala BMKG Wilayah IV yang baru menjabat memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan kondisi cuaca yang belakangan ini cukup dinamis dan perlu menjadi perhatian bersama, khususnya menjelang pelaksanaan rukyatul hilal.
Nasrool Adil menyampaikan bahwa pihak BMKG siap mendukung pelaksanaan pemantauan hilal dari sisi data ilmiah dan informasi cuaca.
“Sebagai pejabat baru di BMKG Wilayah IV, kami berharap dapat terus memperkuat koordinasi dengan Kemenag Sulsel. Kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini menjadi perhatian kami, sehingga diperlukan sinergi dalam penyediaan data meteorologi dan astronomi untuk mendukung kelancaran rukyatul hilal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar, menyampaikan jadwal pelaksanaan rukyatul hilal dalam rangka penentuan awal Ramadhan yang direncanakan pada 17 Februari 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Observatorium Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
“Insyaallah pelaksanaan rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadhan akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026 di Observatorium Unismuh Makassar. Kami berharap dukungan penuh BMKG, khususnya terkait data cuaca dan pengamatan astronomi, sehingga proses rukyat dapat berjalan lancar dan akurat,” jelasnya.
Selain itu, Abdul Gaffar juga menyampaikan rencana pembangunan Pos Observasi Bulan (POB) di Kota Pare-pare sebagai upaya memperkuat infrastruktur pengamatan hilal di Sulawesi Selatan.
“Insyallah Kementerian Agama akan membangun Pos Observasi Bulan di Kota Parepare. Kami berharap sinergi antara Kemenag Sulsel dan BMKG Wilayah IV terus terjalin, baik dari sisi teknis maupun ilmiah, demi mendukung akurasi penentuan awal bulan hijriah,” tambahnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Kemenag Sulsel dan BMKG Wilayah IV Sulawesi, khususnya dalam mendukung penentuan awal bulan hijriah secara ilmiah dan akurat, serta memberikan layanan keagamaan yang optimal kepada masyarakat.(Aan)