MTQ Parepare 2026 Dibuka, Wujud Komitmen Pemkot Dan Kemenag Membumikan Al-Qur’an
Kontributor
Parepare, (Kemenag Parepare) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Parepare Tahun 2026 resmi dibuka di Auditorium B.J. Habibie, Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan berlangsung
khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri unsur Forkopimda, jajaran
pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan
hakim, serta para peserta dari empat kecamatan se-Kota Parepare.
Acara diawali
dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa oleh H. Hasyim Usman.
Dalam doanya, ia memohon agar MTQ menjadi kegiatan yang diridhai Allah SWT
serta menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,
mempererat persaudaraan umat, dan memohon ampunan bagi seluruh masyarakat,
orang tua, serta para pemimpin.
Ketua Panitia
Pelaksana, H. Shodiq Asli Umar, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ Kota
Parepare 2026 bertujuan menumbuhkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai
Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ajang seleksi menuju MTQ
Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Maros pada
April 2026.
Sebanyak 44
peserta yang merupakan perwakilan dari empat kecamatan mengikuti babak
penyisihan dengan rincian: Kecamatan Soreang (12 peserta), Kecamatan Ujung (10
peserta), Kecamatan Bacukiki (11 peserta), dan Kecamatan Bacukiki Barat (11
peserta).
Pelaksanaan lomba
berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, di dua lokasi, yakni Masjid
Besar Al Irsyad dan Masjid Al Azhar Islamic Centre Parepare, dengan delapan
cabang lomba tilawah dan hafalan Al-Qur’an.
Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Parepare yang diwakili oleh Kasubag TU, H. Syaiful
Mahsan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota
Parepare atas dukungan penuh sehingga MTQ dapat terlaksana dengan baik.
Ia menegaskan
bahwa tujuan utama MTQ bukanlah semata prestasi dan hadiah, melainkan upaya
mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan
sehari-hari.
“Prestasi itu
penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana Al-Qur’an menjadi pedoman
hidup, membentuk akhlak, dan karakter generasi Qur’ani,” ujarnya.
Ia juga
menegaskan bahwa MTQ merupakan kegiatan bergengsi yang dilaksanakan di seluruh
Indonesia dan diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit terbaik yang akan
mewakili Kota Parepare hingga tingkat provinsi dan nasional.
Kementerian
Agama, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pelaksanaan MTQ sebagai bagian
dari syiar Islam dan penguatan moderasi beragama.
Rangkaian acara
dilanjutkan dengan pelantikan dewan hakim oleh Wali Kota Parepare, serta
penyerahan piala bergilir dari Camat Bacukiki kepada Pemerintah Kota Parepare
yang kemudian diteruskan kepada panitia pelaksana.
Wali Kota
Parepare, H. Tasming Hamid, dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ bukan
sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana strategis dalam menanamkan
nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Meski demikian, ia berharap
seluruh peserta tetap tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Saya berharap
MTQ ini mampu melahirkan peserta-peserta terbaik yang dapat mengharumkan nama
Kota Parepare di tingkat provinsi hingga nasional,” harapnya.
Ia juga
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia, dewan hakim, serta
seluruh peserta yang tetap bersemangat dan berkomitmen menyukseskan MTQ
meskipun kegiatan dilaksanakan dalam suasana efisiensi anggaran.
MTQ Tingkat Kota
Parepare Tahun 2026 secara resmi dibuka melalui pemukulan bedug oleh Wali Kota
Parepare bersama para pejabat yang hadir, menandai dimulainya rangkaian
perlombaan.(Abul/Wn)