Melayani Dengan Hati Di Era Digital, Kemenag Selayar Launching Inovasi “IPARI SIAP”
Kontributor
Benteng (Kemenag_Selayar) – Kementerian Agama
Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menorehkan langkah maju dengan meluncurkan Inovasi
Pelayanan KeAgamaan BeRbasis DIgital melalui Sistem Informasi APlikasi Media
Sosial (IPARI SIAP). Launching yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor ini berlangsung dalam momentum kegiatan Bimbingan
Teknis dan Pembinaan Tugas Pokok dan Fungsi Penyuluh Agama serta Evaluasi
Kinerja (EKIN) SKP, yang digelar oleh Pengurus Wilayah IPARI Provinsi
Sulawesi Selatan pada Selasa, 16 September 2025 di Aula Kantor Kemenag
Kepulauan Selayar.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi
Bimas Islam, para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta Penyuluh Agama Islam
se-Kabupaten Kepulauan Selayar. Antusiasme peserta nampak jelas, mengingat
acara ini tidak hanya sekedar seremonial yang menghadirkan inovasi baru, tetapi
juga memberikan penguatan kapasitas bagi para penyuluh agama dalam menjalankan
amanah dakwah dan pelayanan umat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Selayar,
H. Nur Aswar Badulu menekankan bahwa hadirnya inovasi “IPARI SIAP” merupakan
jawaban atas tuntutan zaman. Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan
layanan keagamaan yang lebih cepat, transparan, serta mudah diakses melalui berbagai platform digital. Meskipun jumlah
tenaga penyuluh agama sudah memadai,
namun dengan kondisi geografis kepulauan Selayar yang terdiri dari pulau-pulau
yang tersebar di 5 Kecamatan kepulauan, menjadikan pelayanan keagamaan sulit
dilaksanakan secara langsung.
“Pelayanan keagamaan harus mengikuti
perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Dengan inovasi IPARI SIAP, kita ingin
memastikan masyarakat Selayar dapat mengakses layanan Keagamaan dengan lebih
mudah, kapan pun dan di mana pun. Inovasi ini bukan hanya soal teknologi,
tetapi juga wujud pengabdian kita untuk melayani dengan hati,” ungkapnya.
Selain peluncuran aplikasi digital, kegiatan ini
juga menjadi ajang penting untuk memperkuat komitmen para penyuluh agama.
Melalui bimbingan teknis, para penyuluh mendapatkan pembinaan terkait pemahaman
tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka, sekaligus penguatan dalam penyusunan
dan evaluasi kinerja berbasis Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Dengan demikian,
penyuluh tidak hanya piawai dalam menyampaikan pesan dakwah, tetapi juga
profesional dalam menjalankan administrasi kinerja.
Ketua Pengurus Wilayah IPARI Sulawesi Selatan,
Usman Ahmad dalam kesempatan yang sama juga memberikan apresiasi atas
peluncuran inovasi ini. “Kemenag Selayar telah menunjukkan langkah nyata
bahwa IPARI bukan hanya wadah organisasi, tetapi juga gerakan inovatif yang
hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Inovasi "IPARI SIAP" adalah contoh
bahwa pelayanan keagamaan bisa dikemas secara digital tanpa meninggalkan
nilai-nilai spiritual. Kami berharap daerah lain bisa mencontoh langkah baik
yang dilakukan di Selayar ini,”
Acara launching ini
ditandai dengan pemukulan gendang sebagai penandaan resmi peluncuran inovasi “IPARI
SIAP” oleh Kakan Kemenag Selayar, yang
disambut tepuk tangan hangat seluruh peserta. Momen ini menandai lahirnya era
baru pelayanan keagamaan di Selayar, di mana digitalisasi bukan sekadar tren,
melainkan kebutuhan nyata untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat,
dan humanis.
Dengan hadirnya “IPARI SIAP”, Kemenag Selayar berkomitmen terus berinovasi dalam melayani umat, membuktikan bahwa teknologi dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan demi kemaslahatan bersama.(Sy)