MTsN 1 Bone Gelar Bincang Pendidikan, Fokus Pada Penguatan Karakter Dan Disiplin

Kontributor
Watampone (Kemenag Bone) — Usai secara resmi membuka kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Pelajaran 2025/2026, Plt Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Bone, Akmal Mahdi, melanjutkan agenda dengan kegiatan diskusi dan sharing bersama seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 1 Bone. Kegiatan berlangsung di Masjid Babul Ilmi MTsN 1 Bone, dan turut dihadiri oleh Ketua Pokjawas Kemenag Bone, Andi Nurbudiman, serta seluruh ASN MTsN 1 Bone, Senin (14/7/2025)
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala MTsN 1 Bone, H. Ambo Asse, yang menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para pejabat Kemenag dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh ASN.
“Momentum seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi kita sebagai pendidik madrasah, agar selalu berada dalam satu semangat yang sama, yakni membina dan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak,” ungkap H. Ambo Asse.
Selanjutnya, Plt Kasi Penmad Kemenag Bone, Akmal Mahdi, menyampaikan arahannya dengan menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai nilai pembeda madrasah dari sekolah umum. Ia juga menyoroti pentingnya kedisiplinan sebagai bagian dari etos kerja profesional yang harus dijunjung tinggi oleh para ASN.
“Saya selalu menerapkan yang namanya kedisiplinan. Ketika ada pertemuan di mana saja, pasti saya usahakan untuk datang tidak terlambat,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penekanan bahwa disiplin bukan sekadar aturan, melainkan bentuk tanggung jawab dan keteladanan. Akmal Mahdi berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah mampu menjadi teladan dalam hal ini.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pokjawas Kemenag Bone, Andi Nurbudiman, turut memperkuat arahan tersebut. Ia menegaskan bahwa karakter dan kedisiplinan adalah pilar utama dalam mencetak peserta didik yang unggul dan berintegritas. Menurutnya, keberhasilan pendidikan madrasah bukan hanya dari aspek akademik, melainkan pada pembentukan kepribadian utuh siswa.
Kegiatan ini kemudian berlanjut ke sesi bincang bareng dan sharing antar guru. Beberapa pendidik aktif menyampaikan pendapat dan pertanyaan, di antaranya Agustan, Aminuddin, dan Hj. Hamsiah. Diskusi berlangsung dengan hangat dan dinamis, membahas tantangan pendidikan karakter, peningkatan mutu pembelajaran, hingga strategi kerja kolaboratif antar ASN.
Suasana diskusi yang penuh semangat ini menjadi cerminan tingginya kepedulian dan komitmen tenaga pendidik MTsN 1 Bone terhadap kemajuan madrasah.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ustadz Muh. Nasri, salah satu guru mata pelajaran agama di MTsN 1 Bone, sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan membawa keberkahan dan manfaat bagi madrasah. (Ebah/Ahdi)