NU Center Bone: Rumah Dakwah Moderasi Dan Pencerahan Umat Di Jantung Kota Watampone
Kontributor
BONE, KEMENAG SULSEL — Semangat membangun pusat dakwah yang inklusif dan menyejukkan mewarnai kunjungan Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar ke Kabupaten Bone, Senin (01/12/2025). Menag yang juga Rais Syuriyah PBNU tersebut meninjau langsung rencana pembangunan Sekretariat Bersama (Sekber) dan Pusat Dakwah NU (NU Center) di Jl. Jend. Sudirman (Jalan Biru), Kecamatan Tanete Riattang.
Kedatangan Menteri Agama disambut hangat oleh jajaran PC NU Bone dan para tokoh masyarakat yang berharap NU Center menjadi simbol kemajuan peradaban Islam di Bumi Arung Palakka.
Dalam arahannya, Prof. Nasaruddin menegaskan bahwa NU Center Bone bukan sekadar bangunan fisik, tetapi pusat ilmu dan pemberdayaan umat.
“NU Center harus menjadi pusat pencerahan, terutama bagi generasi muda. Tempat ilmu pengetahuan berkembang, literasi keagamaan diperkuat, dan moderasi beragama ditegakkan,” ujar Menag.
Kunjungan semakin penuh makna ketika H. Bustan, pemilik Toko Misra Jaya, menyerahkan sertifikat tanah wakaf berukuran 18 meter x 45 meter kepada NU untuk lokasi pembangunan tersebut.
“Semoga wakaf ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga hari kemudian,” ungkapnya singkat namun penuh ketulusan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Hafid, yang mendampingi Menag, menyampaikan dukungan penuh Kemenag terhadap hadirnya NU Center Bone sebagai gerbang dakwah modern dan harmonis.
“Kami menyambut gembira lahirnya NU Center sebagai mata air ilmu dan ruang pemberdayaan umat. InsyaAllah menjadi rumah besar yang merangkul semua kalangan dan memperkuat dakwah menyejukkan di Sulawesi Selatan,” tegas Kakanwil.
Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam wakaf dan pembangunan ini.
“Inilah wujud kebersamaan yang lahir dari cinta kepada agama dan umat. Semoga menjadi inspirasi dan investasi amal menuju masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Staf Khusus Menteri Agama RI, Wakil Bupati Bone, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta keluarga besar NU Kabupaten Bone.