PATRIA Sulsel Kukuhkan Kepengurusan, Siap Mengabdi Sejalan Asta Protas Menteri Agama
Kontributor
MAKASSAR, KEMENAG SULSEL – Dewan Pengurus Daerah Pemuda Theravada
Indonesia (DPD PATRIA) Sulawesi Selatan resmi melantik ketua terpilih, Randy
Alexander, S.Kom di Vihara Sasana Dipa, Minggu 14 September 2025.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat itu, ditandai dengan pemasangan pin sebagai simbol amanah kepemimpinan baru.
Pelantikan ini dihadiri perwakilan DPP PATRIA, Ketua Bidang Organisasi Danny, serta sejumlah tokoh Buddhis Sulsel.
Turut hadir Padesanayaka Sulsel, Pembimas Buddha Sulsel, Ketua Permabudhi Sulsel, Ketua Magabudhi Sulsel, Ketua Wandani Sulsel, Dayakasabha Vihara Sasana Dipa, dan para mantan Ketua DPD PATRIA Sulsel.
Kehadiran lintas tokoh dan para senior menunjukkan dukungan penuh terhadap kesinambungan organisasi kepemudaan Buddhis.
Bhikkhu Piyadhiro Thera dalam pesannya mengingatkan pentingnya semangat pengabdian di kalangan generasi muda Buddhis.
“Pelayanan terbaik bagi umat adalah bentuk nyata pengabdian yang luhur,” ujarnya.
Sementara itu, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Sulsel, Sumarjo menekankan pentingnya semangat Kemenag Berdampak dan mengajak PATRIA mengambil peran aktif membangun umat.
Ia juga menegaskan prinsip 3 SM, yaitu Siap Melayani, Siap Memberi, dan Siap Mengabdi, sebagai pedoman kerja organisasi.
“PATRIA harus hadir menjadi teladan dan mitra strategis dalam memperkuat moderasi beragama, sejalan dengan Asta Protas Menteri Agama,” ungkapnya.
Ketua terpilih, Randy Alexander menegaskan komitmennya untuk memimpin organisasi dengan penuh tanggung jawab.
“Kami siap bekerja demi kemajuan Buddha Dhamma di Sulawesi Selatan,” ucapnya.
elantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat sinergi antarorganisasi Buddhis sekaligus mengokohkan peran pemuda sebagai garda depan menjaga keberlangsungan Dhamma di tengah masyarakat.
Sejalan dengan itu, kiprah PATRIA Sulsel diharapkan mampu bersinergi dengan Asta Protas atau delapan program prioritas Menteri Agama yang relevan bagi umat Buddha pada khususnya. Salah satunya adalah penguatan moderasi beragama, di mana pemuda Buddhis dapat mengambil peran penting dalam merawat kerukunan antarumat.
Program lain yang tak kalah penting adalah penguatan pendidikan agama dan keagamaan, khususnya mendukung keberadaan dan pengembangan Sekolah Minggu Buddhis sebagai wadah pembinaan generasi muda.
Selain itu, Asta Protas juga mendorong peningkatan kualitas layanan keagamaan bagi seluruh umat beragama, termasuk umat Buddha.
Dengan hadirnya PATRIA yang bersemangat melayani, memberi, dan mengabdi, diharapkan ada kontribusi nyata bagi pembangunan umat sekaligus memperkuat harmoni sosial, selaras dengan visi Kemenag membangun bangsa yang rukun dan berkeadaban. (Smj)