Pelantikan Kepala Madrasah Pertama Pasca KMA 1514, Kakanwil Kemenag Sulsel Tekankan Pentingnya Syukur Dan Pengabdian
Kontributor
MAKASSAR, KEMENAG SULSEL – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pelantikan Kepala Madrasah di Aula Kanwil pada Jumat (7/11/2025). Sebanyak 15 Kepala Madrasah resmi dilantik oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, disaksikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha serta para pejabat administrator Kanwil.
Pelantikan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan pelantikan perdana setelah diterbitkannya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1514 Tahun 2024, yang mengatur bahwa seluruh pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian Agama, termasuk Kepala Madrasah, dilaksanakan di tingkat Kantor Wilayah.
Dalam arahannya, Kakanwil H. Ali Yafid menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar formalitas jabatan, tetapi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan tanggung jawab moral sebagai pemimpin di satuan pendidikan.
“Bersyukurlah atas amanah yang hari ini Bapak-Ibu terima. Banyak orang menunggu kesempatan menjadi kepala madrasah, namun belum mendapat giliran. Rasa syukur itu harus diwujudkan dalam kerja nyata, pelayanan tulus, dan inovasi di madrasah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kakanwil menekankan pentingnya mensyukuri amanah dengan bekerja ikhlas, membina hubungan baik dengan masyarakat sekitar madrasah, dan menggerakkan semua potensi yang ada untuk kemajuan lembaga. Ia juga mengingatkan agar kepala madrasah aktif berkomunikasi dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan aset dan pengembangan sarana pendidikan.
“Madrasah tidak bisa maju sendiri. Harus ada komunikasi dengan pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan sekitar masyarakat. Apa pun yang kita terima hari ini, terima kasih dan manfaatkan untuk kemaslahatan bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil juga menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat kecil, termasuk memastikan anak-anak di sekitar madrasah tidak tertinggal dalam program pendidikan dan kesehatan gratis yang digulirkan pemerintah.
“Tidak boleh ada anak di sekitar madrasah yang putus sekolah hanya karena tidak mempunyai biaya. Kepala madrasah harus menjadi pelopor kepedulian sosial,” pesannya.
Kakanwil menutup arahannya dengan doa dan harapan agar para kepala madrasah yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.
“Bekerjalah dengan ikhlas. Jangan bekerja karena mengharap sesuatu selain ridha Allah. Kalau kita bekerja dengan niat yang baik, hasilnya akan kembali menjadi berkah bagi diri dan lembaga,” tutupnya.
Berikut daftar kepala madrasah yang dilantik:
1. Salma, S.Pd.I, M.Pd – Kepala MIN 1 Takalar
2. Ardiana, S.Pd.I, M.Pd – Kepala MIN 2 Jeneponto
3. Nasrun, S.Pd.I – Kepala MIN 3 Bulukumba
4. Sirajuddin, S.Pd.I, M.Pd – Kepala MIN 4 Bulukumba
5. Kasman, S.Pd.SD – Kepala MTsN 3 Bulukumba
6. Rante Mappasanda, S.Pd – Kepala MIN 1 Tana Toraja
7. Nurbaetah, S.Pd.I, M.Pd – Kepala MAN Luwu
8. Darwiah, S.Pd – Kepala MIN 2 Luwu
9. Sitti Aliah Rahman, S.Ag – Kepala MIN 3 Luwu
10. Inaya, S.Ag – Kepala MTsN 4 Luwu
11. Dra. Rahimah – Kepala MIN 4 Luwu
12. Nur Asia Jamal, BSAg – Kepala MAN Wajo
13. Andi Irwan, SS, M.Si – Kepala MIN 2 Tulang
14. Muh. Arkam, S.Pd.I, MA – Kepala MIN 4 Bone
15. Andi Asdar, S.Pd – Kepala MTsN 2 Bone
Pelantikan ini diakhiri dengan doa bersama dan ucapan selamat dari para pejabat Kanwil. Para kepala madrasah yang baru dilantik tampak penuh semangat dan harapan baru untuk mengemban amanah yang dipercayakan kepada mereka. (Diah)