Penyuluh Agama Islam Kua Cina Melaksanakan Praktek Penyelenggraan Jenazah
Kontributor
Cina, ( Humas Bone) – Penyuluh
Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cina melaksanakan praktek
penyelenggaraan jenazah pada majelis taklim al- Ikhlas Kasumpureng Kelurahan
Tanete bertempat di Masjid al- Ikhlas. Kamis, (17/07/2025)
Penyelenggaraan jenazah merupakan
perbuatan seorang muslim terhadap seorang muslim lain yang telah meninggal yang
terdiri dari memandikan jenazah, mensholati jenazah, mengkafani jenazah dan
menguburkan jenazah. Adapun hukum dari menyelenggarakan jenazah adalah fardhu
kifayah.
Praktek Penyelenggaraan jenazah
yang dilakukan pada majelis taklim al- Ikhlas Kasumpureng yang dilakanakan oleh
Penyuluh Agama Islam KUA Cina merupakan langkah menuju masyarakat yang lebih berani
dan berilmu dalam menghadapi
penyelenggaraan jenazah dalam kehidupan, banyaknya fenomena dikalangan
masyarakt yang memiliki ketakuatan dan ketidak tahuan dalam pelaksanaan penyelenggraan jenazah menggerakkan hati para
penyuluh untuk terus melaksanakan praktek penyelenggaran jenazah pada majelis
taklim kecamatan Cina.
Praktek Penyelenggaraan jenazah
ini diawali dengan pemberian materi terkait langkah-langkah dan hukum dalam
melaksanakan penyelenggaraan jenazah yang dibawakn oleh Ahmad Syaltut, setelah
pemberian materi di lakukan praktek berupa tata cara menggunting kain kafan
beserta bacaannya, tata cara menyebar kapas diatas kain kafan, lalu dilanjutkan
dengan praktek mendikan jenazah dan tekahir praktek mensholati jenazah yang di
pandu langsung oleh Sitti Marwah, ia begitu lihai dalam menggunting kain kafan
serta mengkafani jenzah, ia mengatakan bahwa praktek yang dilaksanakan pada
hari ini sama ketika menghadapi mayat yang sesungguhnya oleh karena itu
diperlukan keberaian dan ilmj yang mumpuni.
Selain itu, Mihfa Wahyuni
menyampaikan kepada anggota majelis taklim bahwa penyelenggaraan jenazah akan
lebih afdal apabila dilaksnakan oleh keluarga terdekatanya, karena dikhawatirkan
adanya aib ditubuh jenazah. Jika penyelenggaraannya dilakukan oleh keluarga
terdekat maka aib jenazah kemungkinan besar tdak akan diceritakan, oleh karena
itu prkaktek penyelenggraan jenazah ini sangat di butuhkan agar setiap lapisan
masyarakat terkhususnya anggota majelis taklim
mampu melakukan penyelenggraan jenazah. Selain itu ketika seseorang
melayat dirumah duka alangkah baiknya berwudhu terlebih dahulu agar dapat ikut
melaksanakan sholat jenazah.
Praktek penyelenggaran jenazah
ini diperhatikan dengan sangat antusias oleh para anggota majelis taklim dan
memiliki rasa keingin tahuan yang tinggi terkait tahap demi tahap dalam proses penyelenggaraan jenazah.
Setelah pemeberian materi dan
praktek penyelenggaraan jenazah pertemuan rutin majelis taklim al- Ikhlas
kasumpureng ditutup dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh Sitti Amrah.
(Mihfa/Ahdi)