PTA Perdana Pramuka MAN 2 Soppeng Tegaskan Jati Diri Gudep Berprestasi
Kontributor
Marioriawa (Kemenag Soppeng) -- Gerakan Pramuka Gugus Depan 06.653–06.654 Ambalan Lapariwusi/Wepanceitana Pangkalan MAN 2 Soppeng mengukir sejarah baru melalui pelaksanaan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) yang digelar secara meriah dan penuh khidmat. Jumat (14/11)
Pramuka MAN 2 Soppeng telah berkali-kali mengharumkan nama madrasah sebagai juara tingkat kecamatan hingga provinsi, sehingga momentum PTA ini tercatat semangat baru sebagai pelaksanaan pertama dalam tiga dekade sejak berdirinya.
Kegiatan resmi dibuka dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Mabigus, diikuti oleh seluruh peserta dari kelas X. Suasana semakin sakral ketika rangkaian acara ditandai dengan penancapan pusaka sebagai simbol kesiapan mental dan tanggung jawab seorang calon penegak dalam menapaki perjalanan kepramukaan.
Ketua Mabigus menyebutkan komitmen Kementerian Agama dalam amanatnya, bahwa madrasah tidak hanya menjadi pusat pembelajaran akademik, tetapi juga pusat pembinaan karakter unggul melalui pramuka.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang dibangun Kemenag melalui madrasah dan pesantren beririsan erat dengan nilai Pramuka seperti keikhlasan, disiplin, kepedulian lingkungan, dan penguatan ekoteologi sebagaimana banyak disampaikan dalam program penguatan karakter madrasah.
Ketua Mabigus juga memberikan apresiasi kepada seluruh pembina dan guru yang hadir lengkap dengan seragam Pramuka, sebagai bentuk keteladanan nyata di hadapan para peserta. Beliau berharap para calon penegak tumbuh menjadi generasi tangguh yang mampu menjadi contoh di tengah masyarakat.
Kegiatan PTA ini dilanjutkan dengan berbagai materi mental, fisik, leadership, dan kegiatan scout challenge yang dirancang untuk mengasah ketangguhan dan karakter peserta. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, bangga menjadi bagian dari sejarah baru kepramukaan di MAN 2 Soppeng.
Dengan pelaksanaan PTA perdana ini, Gerakan Pramuka MAN 2 Soppeng menegaskan kembali jati dirinya sebagai gudep berprestasi yang tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga berdedikasi pada pembinaan karakter sesuai arah kebijakan Kementerian Agama.