Selamat, Tujuh Guru MTsN Gowa Berlaga Di AGTK Kabupaten Dan Nasional
Kontributor
Bontomarannu (Kemenag Gowa). Senin, 24 November 2025 menjadi hari penuh kebanggaan bagi MTsN Gowa. Tiga guru terbaik berhasil melaju ke Grand Final Lomba AGTK Tingkat Kabupaten, sementara empat guru lainnya direkomendasikan oleh Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan untuk mengikuti Lomba AGTK Tingkat Nasional 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam melahirkan tenaga pendidik yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.
Kepala Madrasah, Mansur Patiroi, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan para guru bukan hanya membawa nama baik pribadi, tetapi juga mengangkat marwah madrasah di tingkat kabupaten hingga nasional. “Kami bangga atas dedikasi dan kerja keras para guru. Semoga langkah ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika MTsN Gowa untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan,” ujarnya penuh harap.
Tiga guru yang berhasil melaju ke Grand Final Kabupaten adalah Husnul Azizah Hasnur, Rispah, dan Mar’ah Shaleha. Mereka akan tampil di hadapan para penilai dengan mempresentasikan karya inovatif yang telah disiapkan. Momentum ini menjadi ajang pembuktian bahwa guru madrasah mampu bersaing secara profesional dengan karya yang berkualitas.
Sementara itu, empat guru yang direkomendasikan ke tingkat nasional adalah Ikhwani Mustari, Mar’ah Shaleha, Syaifuddin Achmad, dan Nasir Suddin. Rekomendasi ini diberikan oleh Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan sebagai bentuk pengakuan atas kualitas karya mereka. Hari ini juga menjadi batas akhir pengiriman karya untuk dinilai di tingkat nasional, sehingga para guru telah menuntaskan proses administrasi dan seleksi.
Salah satu guru yang melaju ke Grand Final Kabupaten, Husnul Azizah, menyampaikan harapannya. “Kami ingin menunjukkan bahwa guru MTsN Gowa memiliki kreativitas dan inovasi yang tidak kalah dengan madrasah lain. Semoga karya kami bisa menginspirasi dan membawa hasil terbaik untuk MTsN Gowa,” ungkapnya penuh semangat.
Di sisi lain, Ikhwani Mustari, guru yang direkomendasikan ke tingkat nasional, menuturkan harapan besarnya. “Kesempatan ini adalah amanah sekaligus tantangan. Kami berharap bisa memberikan kontribusi nyata di tingkat nasional, serta membawa nama baik madrasah dan daerah. Semoga Allah memudahkan langkah kami,” katanya dengan penuh optimisme.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa MTsN Gowa terus bertransformasi menjadi madrasah unggul yang tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga pengembangan kompetensi guru. Dukungan penuh dari kepala madrasah, rekan sejawat, dan seluruh keluarga besar madrasah menjadi energi positif yang mendorong lahirnya karya-karya terbaik.
Mansur Patiroi menambahkan bahwa keberhasilan ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat budaya kerja sama, inovasi, dan semangat juang. “Madrasah adalah rumah besar kita. Mari kita jadikan setiap prestasi sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh, demi kemajuan pendidikan Islam dan bangsa,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan, MTsN Gowa berharap para guru yang berjuang di tingkat kabupaten maupun nasional dapat meraih hasil terbaik. Lebih dari itu, prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh guru dan siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir sejarah baru dalam dunia pendidikan madrasah.(Nas/OH)