Daerah

Solihin : Doa Bukan Sekedar Pemanis Belaka, Tapi Pertanda Khidmatnya Acara

Foto Kontributor
Onya Hatala

Kontributor

Rabu, 20 Agustus 2025
...

Bontomarannu (Kemenag Gowa). Hari yang spesial dan dinanti oleh berjuta penduduk Indonesia telah tiba. Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia menggema dan berkumandang menghiasi Bumi Pertiwi. Tepat hari Ahad (17/8/2025) negeri tercinta berulang tahun yang ke-80 tahun. Sungguh suasana yang mengharu biru bagi segenap warga yang turut hadir melaksanakan upacara bendera.

Kepala KUA Kec. Bontomarannu bertindak selaku pembaca doa dalam momen sakral tersebut. Dihadapan ratusan peserta yang hhadi, sepenggal doa yang dibacakannya, dilangitkan dengan penuh hikmah.

"Ya Allah Ya Rahman, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Dengan penuh haru dan syukur kami menengadah ke hadirat-Mu

Di hari penuh makna, Tujuh Belas Agustus yang penuh cahaya, Delapan puluh tahun Engkau anugerahkan kemerdekaan bagi bangsa kami tercinta. Dibawah panji merah putih, kami bersatu dalam cita dan rasa," Doa tersebut mengandung makna yang hakiki dan tersirat arti kemerdekaan di dalamnya.

Lanjut, Solihin bahwa berdoa bertujuan untuk memohon keberkahan, kemudahan, dan perlindungan dari Tuhan dalam setiap langkah yang diambil. 

"Doa juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, menumbuhkan rasa syukur, dan memohon kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya di negeri tercinta," ucapnya menambahkan. 

Peringatan Upacara HUT RI kali ini berbeda dari biasanya karena dihadiri oleh unsur TRIPIKA Kecamatan, KUA, Tokoh Agama, Tokoh Pendidik, Tokoh Pemuda, ORMAS, dan Segenap Siswa-Siswi se-Kec. Bontomarannu. Spesialnya upacara kali ini karena dilaksanakan di Rindam Pakkatto yang dihadiri oleh sebagian besar para pembesar TNI. Acara ditutup dengan atraksi Drum Band dari siswa MTSN Negeri Gowa, SmPN 1 Pakatto.(SOL/OH)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default