Daerah

Wajo Sukses Gelar MQK Nasional Dan Internasional, Panen Apresiasi Dari Menag Hingga Kemenag Bulukumba

Foto Kontributor
Vira Maulidya

Kontributor

Rabu, 08 Oktober 2025
...

Wajo, (Kemenag Bulukumba) - Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menutup Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke-8 dan MQK Internasional pertama yang digelar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin malam (6/10/2025). Ribuan santri, peserta, dan masyarakat hadir menyaksikan penutupan ajang keilmuan Islam bergengsi ini.

Dalam sambutan virtualnya, Menag mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan doa bagi para korban musibah runtuhnya gedung di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. “Saya mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama bagi santri korban bangunan ambruk di Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo,” ajak Menag dengan suara penuh haru.

Selain mengajak berdoa, Menag juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MQK Nasional dan Internasional. “Saya berterima kasih kepada semua pihak. Wajo telah membuktikan diri sebagai tuan rumah yang sangat layak untuk ajang nasional dan internasional. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan mempererat silaturahmi,” ungkapnya.

Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, H. MIsbah S. Ag., M.A. yang senangtiasa ikut serta sejak pembukaan hingga penutupan pegelaran MQK Nasional & Internasional. Di tengah kehadirannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Wajo & Pemerintah Kabupaten Wajo atas kesuksesan pegelaran MQK. “Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenag Wajo. Pelaksanaan MQK Nasional dan Internasional berjalan begitu sukses, tertib, dan berkesan. Wajo benar-benar menunjukkan wajah Kementerian Agama yang selalu ikhlas melayani masyarakat” ungkap Kepala Kemenag Bulukumba.

Penutupan MQK turut dihadiri Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amin Suyitno beserta jajaran, Bupati Wajo Andi Rosman, Dewan Hakim, para official provinsi, serta perwakilan dari sepuluh negara peserta.

MQK Nasional ke-8 dan MQK Internasional pertama digelar sejak 1 Oktober 2025 dan dibuka langsung oleh Menteri Agama di tempat yang sama. Ajang ini menjadi ruang bagi para santri dari seluruh penjuru Indonesia dan mancanegara untuk menunjukkan kemampuan membaca, memahami, dan mengkaji kitab kuning sebagai khazanah keilmuan Islam yang mendalam. (Vira/Basuki)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default