Provinsi

Awali Safari Di Sulsel, Dai Dan Qori Asal Kairo Mesir, Ceramah Serta Pimpin Tarawih Masjid Raya Makassar

Foto Kontributor
Mawardi

Kontributor

Selasa, 04 Maret 2025 · 00:00 WIB
...

Makassar, (Kemenag Sulsel) – Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla (Qori) dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly (Dai) asal kampus Al Azhar Asy-Syarif Kairo Mesir yang didatangkan khusus ke indonesia melalui program kerja sama Kemenag dengan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM)dan  Majelis Hukama Muslimin (MHM) untuk penempatan tugas di Sulawesi Selatan.

 

Disambut oleh Ketua Yayasan Masjid Raya, Angregurutta Dr. H. Baharuddin HS, MA, Kakanwil Kemenag Prof Sulsel H. Ali Yafid kedua utusan Majelis Hukama Muslimin mengawali aktifitasnya dengan menjadi imam salat tarawih dan membawakan ceramah di Masjid Raya Makassar (Selasa, 5 Maret 2025).

 

Syeikh Ahmed Attia Ibrahim Gadalla yang berprofesi sebagai seorang Qori dan dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly selaku Dai tampil perdana di Masjid Raya Makassar didampingi Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais), H. Abd. Gaffar dan Jajarannya.

 

Menurut Kakanwil Kemenag Sulsel, Kemenag, MHM setiap Ramadan bekerja sama dengan Al Azhar untuk mengirimkan para dai ke beberapa negara yang dianggap paling penting di dunia Islam, dan terbanyak adalah Indonesia, karena menurut Grand Syekh Al Azhar bahwa yang paling penting sekarang bukan hanya menyampaikan perspektif dai, tapi juga mengadopsi keberagaman yang ada. “Jadi mereka punya misi belajar juga, melihat praktik beragama kita di Indonesia dan nanti bisa dijadikan inspirasi di negaranya,” sebut Ali Yafid

 

Ia mengimami ratusan jemaah Tarawih dalam 20 rakaat ditambah Witir .Dai yang juga merupakan ahli Al-Quran dan Hadis ini dalam melaksanakan Tugasnya selama di Sulawesi Selatan mengikuti serangkaian agenda yang telah disusun oleh Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel bekerjasama dengan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM).

 

Selain di Makassar, Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla (Qori) dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly (Dai) asal kampus Al Azhar Asy-Syarif Kairo Mesir juga akan melakukan safari di beberapa lokasi di sejumlah Kabupaten Kota diantaranya Masjid Agung dan Masjid Raya di Kab. Maros, Pangkep, Kota Parepare, Sidrap, Wajo, Bone dan Gowa.

 

Berikut jadwal Safari Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla (Qori) dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly (Dai) selama di Sulsel :

4 Maret 2025 : Masjid Raya Makassar - Ceramah dan imam Tarawih

5 Maret 2025 : Masjid Agung Maros - Ceramah dan Imam Tarawih

6 Maret 2025 : Masjid Agung Pangkep - Ceramah dan Imam Tarawih

7 Maret 2025 : Masjid Agung Parepare - Khatib dan Imam Sholat Jumat & Tarawih

8 Maret 2025 : Masjid Agung Sidrap - Ceramah dan Imam Tarawih

9 Maret 2025 : Masjid Agung Ummul Quraa Wajo - Ceramah dan Imam Tarawih

10 Maret 2025 : Masjid Agung Bone - Ceramah dan Imam Tarawih

11 Maret 2025 : Al Markaz Al Islami Makassar - Ceramah dan Imam Tarawih

12 Maret 2025 : Masjid Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa - Ceramah dan imam Tarawih

13 Maret 2024 : Masjid Al Ikhlas Kanwil Kemenag Sulsel - Kultum dan Shulat Dhuhur

 

Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel H. Ali Yafid menyambut baik kerja sama dan kedatangan Utusan Majelis Hukama Muslimin dengan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) dalam Syiar Ramadan 1446 H/2025 M di Sulawesi Selatan, terbukti banyaknya dukungan dan partisipasi dari berbagai Kabupaten Kota di Sulsel.



 

“Para ulama Al-Azhar Mesir memiliki pandangan keagamaan yang cocok dengan masyarakat Indonesia. Tradisi Keberagamaan di Indonesia memiliki pendekatan keislaman yang moderat dan selaras dengan nilai-nilai keberagamaan di Indonesia. Kami ingin menghindari paham yang terlalu keras, karena bagi kami pendekatan seperti itu tidak akan laku di masa depan,” sambungnya.

 

Kakanwil lalu berbagi bercerita tentang korelasi dengan program Asta Aksi Kemenag Sulsel dimana tengah mengembangkan program ekoteologi yang mengarah pada penyelamatan lingkungan, termasuk rumah ibadah ramah difabel, dan juga kurikulum cinta kemenag sesuai tagline ramadhan menyenangkan dan ramadhan menenangkan, jelas Ali Yafid.

 

Kabid Urais H. Abd. Gaffar yang diminta tanggapannya atas penugasan Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla (Qori) dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly (Dai)di Sulsel mengaku sangat senang dan bahagia karena Ditjen Bimas Islam Kemenag RI memasukkan Sulsel dalam daftar penugasan dari 6 Dai dan Qori Al Azhar yang dikirim ke Indonesia.

 

“Ini kehormatan besar, dimana kita kedatangan Dai dari Al Azhar Kairo yang ditugaskan khusus selama bulan suci Ramadan untuk melakukan syiar. Kehadiran syekh di Sulsel ini disambut begitu antusias bukan hanya oleh Pemerintah daerah setempat tapi juga oleh Masyarakat Muslim kita di Sulsel,” ucap mantan Kakankemenag Kota Parepare ini.

Abd. Gaffar mengungkapkan, dirinya dan jajarannya di Bidang Urais akan mendampingi kedua Utusan tersebut selama berada di Sulsel hingga tanggal 14 Maret 2025.

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default