Bangun Kolaborasi, MTsN Gowa Terima 24 Mahasiswa PLP 2 UIN Makassar
Kontributor
Bontomarannu (Kemenag Gowa) -- MTsN Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi pendidikan dengan perguruan tinggi. Pada Senin (15/9/2025), bertempat di Ruang Diklat Guru.
Sebanyak 24 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar resmi diterima untuk melaksanakan Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Mahasiswa yang diterjunkan berasal dari empat program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Fisika, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Selama kurang lebih dua bulan, dari 15 September hingga 12 November 2025, mereka akan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, serta dinamika kehidupan sekolah di MTsN Gowa.
Kepala MTsN Gowa, Mansur Patiroi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan antusiasme atas kehadiran para mahasiswa. “Kami menyambut adik-adik mahasiswa dengan tangan terbuka dan hati yang penuh harapan. Kehadiran kalian bukan hanya sebagai pembelajar, tetapi juga sebagai mitra kami dalam menciptakan suasana pendidikan yang lebih hidup dan inspiratif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mansur menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Menurutnya, PLP bukan sekadar program wajib akademik, tetapi juga ruang pembelajaran dua arah. “Kami percaya, dari interaksi ini akan lahir gagasan-gagasan segar yang memperkaya praktik pendidikan di madrasah,” tambahnya.
Penyerahan mahasiswa secara simbolis dilakukan oleh dosen pendamping, Ali Umar Dani, yang turut hadir mendampingi proses serah terima. Dalam sambutannya, Ali menyampaikan apresiasi atas kesediaan MTsN Gowa menjadi mitra PLP.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan kesiapan MTsN Gowa. Kami titipkan mahasiswa kami untuk belajar, berkontribusi, dan menyerap nilai-nilai pendidikan yang ada di sini,” ungkapnya.
Ali juga berharap agar para mahasiswa dapat menjaga etika, semangat belajar, dan mampu beradaptasi dengan kultur madrasah. “PLP ini adalah kesempatan emas untuk mengenal dunia nyata pendidikan. Kami yakin, MTsN Gowa adalah tempat yang tepat untuk menempa pengalaman itu,” tuturnya.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, MTsN Gowa dan UIN Alauddin Makassar menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kolektif. Melalui program PLP 2 ini, keduanya berharap dapat saling memperkuat dan menciptakan generasi pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan kepemimpinan.
Program PLP 2 ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga pendidikan mampu membuka ruang-ruang pembelajaran yang lebih luas dan bermakna. MTsN Gowa, dengan semangat inklusif dan progresifnya, terus menjadi rumah belajar yang terbuka bagi siapa saja yang ingin tumbuh dan berkontribusi dalam dunia pendidikan.(Nas/OH)