Bidang PAI Gelar Pengembangan Keprofesian, Diikuti 80 Peserta
Kontributor
MAKASSAR, KEMENAG SULSEL - Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, menggelar Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), di Hotel Denpasar, Jln Boulevard Makassar, Selasa hingga Kamis, 14 -16 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2025, dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), H. Fathurrahman, mewakili Kakanwil Kemenag Sulsel.
Dalam sambutannya, Kabid berharap, agar para guru pendidikan agama Islam menjadi pelita atau obor yang bisa memberi penerang.
"Guru itu berasal dari dua kata, yang terdiri gu berarti gelap dan ru berarti obor atau penerang, jadi guru adalah obor atau pelita yang menjadi penerang," jelasnya.
Dia menyebut, sebagai penerang, guru berperan merubah indikator anak didik, dari tidak baik menjadi baik, apa yang sudah diberikan ke murid untuk arah yang lebih baik.
"Eksistensi atau keberadaan guru PAI makin cerah dan baik, dengan tugas-tugas memberikan pendidikan mewujudkan insan cendekia," ungkapnya.
Kabid menyebut PPKB yang dilaksanakan dua tahun lalu, kembali digelar, karena dianggap masih lebih relevan memberi inspirasi peserta sesuai kaidah-kaidah agama.
Terkait kompetensi guru, Kabid menyebut, mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, kompetensi Guru terdiri dari 4, yaitu Pedagogik, Kepribadian, Sosial, dan Profesional, sehingga keempat kompetensi tersebut dijadikan model kompetensi dalam Refleksi Kompetensi.
Ketua Panitia, H. Fahrul Rahman dalam laporannya mengatakan, tujuan PPKB guru PAI, untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru PAI, mengembangkan kemampuan guru dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran PAI di sekolah, meningkatkan pemahaman guru tentang peran dan fungsi PPKB sebagai sarana peningkatan profesionalisme guru, dan mendorong guru PAI untuk berinovasi, dan melakukan refleksi terhadap praktek pembelajaran
"Peserta PPKB adalah guru PAI PPPK tingkat SMP tahun 2025, guru PAI yang telah tersertifikasi utusan dari enam kabupaten/kota sebanyak 80 orang," jelas Fahrul Rahman yang juga Ketua Tim Kerja SMP/SMPLB Bidang PAI Kanwil Kemenag Sulsel.
Adapun materi pada pelatihan ini, lanjutnya, adalah 1)Modul Ajar Pembelajaran Mendalam oleh Nurhaydah, S.Pd.I, M.Pd. 2)Teori dan Model Pembelajaran oleh Muzakkir, S.Ag, M.Pd I. 3)Penilaian Pembelajaran Mendalam oleh Muhammad Warham, S.Ag., M.Pd.I., 4)Meningkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur'an (Tahsirul Qira'ah) oleh H. Muhammad Nasir Saddu, S.Ag., MA. 5)Publikasi Ilmiah oleh Hj. Kasmawati, S Ag., M.Pd., M.Pd I. dan 6)Video Pembelajaran oleh Dr. Ramliati, S.Pd.I. M.Pd. (Sudir)