FKUB Makassar Raih Harmony Award 2025 Kategori Kinerja Terbaik
Kontributor
Jakarta (Kemenag Makassar) — Kota Makassar kembali mengukir prestasi nasional setelah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar berhasil meraih Harmony Award 2025 untuk Kategori Kinerja Terbaik FKUB Tingkat Kota. Penghargaan tersebut diberikan pada malam penganugerahan Harmony Award yang digelar Kementerian Agama RI di Hotel DoubleTree Hilton, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Harmony Award merupakan penghargaan nasional yang diberikan kepada pemerintah daerah dan FKUB yang dinilai berhasil menjaga harmoni, toleransi, dan kerukunan umat beragama melalui program yang terukur dan berkelanjutan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA; Wakil Menteri Agama, Romo H.R. Muhammad Syafi'i; Wakil Menteri Dalam Negeri; Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof. Kamaruddin Amin; Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid; Kakankemenag Kota Makassar, H. Muhammad; Ketua FKUB Sulsel, Prof. Dr. KH. Muammar Muhammad Bakry; Ketua FKUB Kota Makassar, Prof. H. Arifuddin Ahmad; serta Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag RI.
Walaupun Harmony Award telah digelar sejak tahun 2015, tahun 2025 menjadi momen bersejarah karena Kota Makassar untuk pertama kalinya masuk sebagai nominasi sekaligus berhasil meraih penghargaan pada kategori FKUB Berkinerja Terbaik.
Penghargaan diterima langsung oleh Ketua FKUB Kota Makassar, Prof. Dr. Arifuddin Ahmad. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penguatan kerukunan di Kota Makassar.
"Penghargaan ini adalah simbol kerja sama kolektif dan pembinaan dari Pemerintah Kota Makassar, Kesbangpol, Kementerian Agama, seluruh majelis dan tokoh agama, serta tokoh pemuda dan perempuan. Selama ini kita telah menjalin sinergi yang baik dalam mengawal toleransi dan kerukunan di masyarakat," ujarnya.
Kota Makassar dinilai layak meraih penghargaan karena berhasil menjalankan berbagai inovasi strategis, antara lain:
- Dialog lintas tokoh agama, pemuda, dan perempuan
- Sosialisasi regulasi kerukunan
- Mediasi pendirian rumah ibadah
- Program Ngopi Kerukunan dan dialog interfaith
- Digitalisasi layanan melalui aplikasi Makassar Sikatutui.
- Kerja sama pelayanan rohani dengan RS UIN Alauddin
- Penerbitan buku kerukunan dan SOP rumah ibadat
- Program studi tiru dalam dan luar negeri
- Pembentukan 53 agen moderasi beragama di seluruh kelurahan
Penilaian dilakukan oleh PKUB Kemenag RI, dengan indikator meliputi program, sinergi lintas sektor, inovasi, serta dampak nyata terhadap masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, FKUB Provinsi Sulawesi Selatan juga meraih Harmony Award kategori Inspiring FKUB Tingkat Provinsi, diterima oleh ketuanya, Prof. KH. Muammar Muhammad Bakry.
Kakankemenag Kota Makassar, H. Muhammad, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini semakin meneguhkan Makassar sebagai kota yang toleran dan harmonis.
"Pencapaian FKUB Kota Makassar ini memiliki makna strategis. Penghargaan ini menegaskan bahwa Makassar adalah kota yang toleran, moderat, rukun, dan nyaman. Kementerian Agama melalui KUA dan para penyuluh lintas agama telah membentuk Kampung Moderasi di setiap kecamatan, dan ke depan jumlahnya akan terus ditingkatkan demi terwujudnya kerukunan yang sejati," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari pembinaan Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Kesbangpol, serta dukungan seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan yang selama ini menjadi ruang pelaksanaan sosialisasi dan dialog kerukunan.