Geber BBM 2026 Digelar Serentak, Kemenag Tana Toraja Sasar 55 Masjid Wujudkan “Masjid Berdaya Berdampak”
Kontributor
TANA TORAJA (Kemenag Tana Toraja) -- Program Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) 2026 digelar serentak pada Senin, 16 Februari 2026. Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja turut ambil bagian aktif dengan melibatkan seluruh jajarannya, mulai dari Kantor Urusan Agama (KUA), Penyuluh Agama Islam, hingga madrasah dalam lingkup Kemenag Tana Toraja.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kick off Geber BBM 2026 yang dilaksanakan secara nasional oleh Kementerian Agama RI pada hari yang sama, sebagai bentuk komitmen menghadirkan rumah ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, sebelumnya pada Kamis (12/2/2026) telah mengingatkan seluruh jajaran KUA dan madrasah agar terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Geber BBM bukan sekadar kegiatan simbolik, tetapi bagian dari penguatan pemberdayaan rumah ibadah.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pemberdayaan rumah ibadah dengan tagline 'Masjid Berdaya Berdampak'. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari ikhtiar kita dalam menyambut bulan suci Ramadan,” tegasnya.
ASN KUA bersama para Penyuluh Agama Islam melaksanakan aksi bersih-bersih di masjid-masjid yang jamaahnya merupakan kelompok binaan penyuluh di masing-masing kecamatan. Langkah ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa pembinaan yang dilakukan penyuluh berjalan aktif dan terukur di tengah masyarakat.
Di sisi lain, madrasah, baik MAN, MTs, maupun MI, turut menyasar masjid dan musala yang berada di sekitar lingkungan satuan pendidikan masing-masing. Keterlibatan tenaga pendidik juga menjadi bagian dari pembelajaran nyata tentang kepedulian terhadap rumah ibadah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Seksi Bimas Islam dan Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, sebanyak 55 masjid berhasil disasar. Rinciannya, 44 masjid merupakan lokasi binaan KUA dan Penyuluh Agama Islam, sedangkan 11 masjid berada di lingkungan sekitar madrasah.
Geber BBM 2026 di Tana Toraja tidak berhenti pada kegiatan seremonial sehari. Aksi ini menjadi penanda bahwa pembinaan masjid adalah kerja berkelanjutan, mulai dari kebersihan fisik, penguatan fungsi sosial, hingga penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat. Dari tangan ASN KUA, penyuluh, dan guru, semangat merawat rumah ibadah diteguhkan sebagai bagian dari pelayanan keagamaan yang nyata dan terukur. (Frd)