Daerah

Harsulia PAI KUA Tanete Riattang Bawakan Doa Di Konferensi Cabang PGRI

Foto Kontributor
Humas Bone

Kontributor

Kamis, 28 Agustus 2025
...

Watampone, Kemenag Bone - Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tanete Riattang masa bakti 2025–2030 berlangsung khidmat pada Kamis, (28/08/2025). Acara yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas, Guru Berdaya, Daerah Berjaya” ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk memperkuat peran dan pengabdian dalam dunia pendidikan.

Dalam rangkaian acara, Harsulia, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanete Riattang memimpin doa. Doa yang dipanjatkan di awal acara menjadi pembuka suasana yang penuh keberkahan, serta menjadi pengingat akan pentingnya niat tulus dalam setiap langkah perjuangan para guru.

Doa yang dibacakan Harsulia tidak hanya menyentuh hati para hadirin, tetapi juga menambah kekhidmatan jalannya konferensi. Beliau memohonkan agar PGRI senantiasa diberi kekuatan dalam memperjuangkan kepentingan guru, serta berkontribusi nyata untuk kemajuan daerah dan bangsa.

Hadir dalam kegiatan ini Perwakilan dari Kecamatan, Kapolsek, Danramil, para pengurus PGRI, kepala sekolah, guru dari berbagai jenjang pendidikan, serta sejumlah tokoh pendidikan di Kecamatan Tanete Riattang. Suasana penuh semangat terlihat ketika peserta menyambut jalannya sidang yang akan menentukan arah kepengurusan PGRI untuk lima tahun ke depan.

Tema besar yang diangkat dalam konferensi cabang ini sejalan dengan visi besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Transformasi PGRI diharapkan mampu melahirkan guru-guru yang berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter.

Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa konferensi ini bukan hanya sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama demi kemajuan pendidikan di Tanete Riattang. Guru diharapkan semakin berdaya, sementara daerah memperoleh kejayaan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Tanete Riattang dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor antara pendidikan dan keagamaan. Doa yang dipanjatkan Harsulia diharapkan menjadi spirit bagi PGRI Tanete Riattang untuk melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan keberkahan.

Dengan selesainya konferensi ini, diharapkan lahir kepengurusan PGRI yang solid, visioner, dan mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan. Semangat “Guru Berdaya, Daerah Berjaya” diharapkan benar-benar terwujud demi tercapainya Indonesia Emas. (Anha/ Ahdi)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default