Kakankemenag Makassar Buka Workshop IMMIM: “Masjid Harus Jadi Pusat Solusi Umat”

Kontributor

Makassar ( Kemenag Makassar) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, H. Irman, S.Ag., M.Si, secara resmi membuka Workshop Kemitraan Masjid yang digelar oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) IMMIM di Gedung Islamic Centre IMMIM, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Jumat (12/7/2025).
Workshop bertema "Masjid sebagai Pusat Solusi Umat" ini diikuti sekitar 40 peserta dari pengurus masjid pembina dan masjid mitra, dengan tujuan menguatkan peran masjid sebagai pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum Yayasan Dakwah Islamiah IMMIM (YASDIC) Dr. Hj. Nurfadjeri FL, SP, M.Pd., Ketua Umum DPP IMMIM Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA, Sekretaris Jenderal Prof. Dr. M. Shuhufi, MA, dan sejumlah tokoh IMMIM lainnya.
Dalam sambutannya, Kakankemenag Kota Makassar H. Irman menekankan pentingnya masjid tampil sebagai pusat solusi umat, bukan sekadar bangunan megah yang sepi dari aktivitas jamaah.
“Banyak masjid yang megah secara fisik, tapi kehilangan fungsinya sebagai pemersatu umat. Saya mengapresiasi IMMIM yang mengambil peran strategis ini. Masjid harus aktif membentuk panitia penggalangan jamaah, menggerakkan majelis taklim, bahkan bisa berkontribusi langsung ke masyarakat melalui program-program sosial,” ujar H. Irman.
Ia mencontohkan inisiatif yang pernah digagasnya berupa arisan majelis taklim ibu-ibu, di mana sebagian dana disalurkan untuk pembelian kain kafan gratis bagi warga yang membutuhkan.
Lebih lanjut, H. Irman juga mendorong optimalisasi fungsi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), penyediaan Wi-Fi gratis di masjid, serta keterlibatan aktif dalam program Kemenag RI yang menargetkan pemberdayaan UMKM di sekitar 800 ribu masjid se-Indonesia.
“Masjid tidak boleh eksklusif. Ia harus hadir di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan sosial dan ekonomi umat. Ini sejalan dengan visi Kemenag: ‘Kementerian Agama yang berdampak’,” tegas H. Irman.
Workshop ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kemitraan antar masjid dan lembaga dakwah di Kota Makassar, serta mendorong masjid menjadi episentrum penguatan nilai keagamaan, sosial, dan ekonomi umat.