Kemenag Pangkep Tingkatkan Kapasitas Kepala Madrasah/RA Dan Bendahara Lewat Rakor Dan Bimtek E-RKAM
Kontributor
Pangkep - (Kemenag Pangkep) - Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Madrasah/RA yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penginputan Rencana dan Realisasi e-RKAM serta Pelaporan Dana BOS.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Madrasah dan Bendahara Madrasah/RA se-Kabupaten Pangkep, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Pangkep, Kamis (18/12/25).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Pangkep sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan madrasah agar lebih akuntabel, transparan, dan efisien. Melalui kegiatan ini, Kemenag mendorong optimalisasi pemanfaatan sistem digital dalam tata kelola keuangan madrasah, khususnya melalui aplikasi elektronik Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (e-RKAM).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh madrasah, baik madrasah negeri maupun swasta, mampu mengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, serta memanfaatkan aplikasi e-RKAM secara tepat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan anggaran.
Adapun beberapa poin penting dalam kegiatan tersebut antara lain:
Pertama, Rapat Koordinasi Kepala Madrasah/RA yang menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan madrasah, membahas kebijakan terbaru, serta mengidentifikasi dan mengatasi berbagai kendala terkait manajemen madrasah secara umum, termasuk persiapan menghadapi tahun anggaran berikutnya.
Kedua, Bimbingan Teknis dan Pendampingan e-RKAM, yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis Kepala Madrasah, bendahara, dan operator madrasah dalam penggunaan aplikasi e-RKAM. Aplikasi ini mengintegrasikan perencanaan kegiatan melalui Rencana Kerja Tahunan (RKT) dengan penganggaran secara sistematis dan terukur.
Ketiga, Penginputan Rencana dan Realisasi Anggaran, di mana peserta mendapatkan pendampingan langsung dalam menginput rencana kegiatan dan anggaran madrasah ke dalam aplikasi e-RKAM, sekaligus pencatatan realisasi penggunaan Dana BOS. Hal ini penting untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran di lapangan.
Keempat, Pelaporan Dana BOS, yang menekankan pentingnya pelaporan penggunaan Dana BOS secara benar, tepat waktu, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan sebagai salah satu syarat kelancaran pencairan Dana BOS tahap berikutnya.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Pangkep, Ahmad Tahir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pengelola madrasah.
“Kegiatan rakor dan bimbingan teknis ini kami laksanakan sebagai upaya menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman kepala madrasah dan bendahara dalam pengelolaan e-RKAM dan pelaporan Dana BOS. Kami berharap, melalui pendampingan ini, seluruh madrasah di Kabupaten Pangkep mampu menyusun perencanaan dan realisasi anggaran secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, H. Ramli Rasyid, yang menegaskan bahwa pengelolaan keuangan madrasah harus dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Pengelolaan Dana BOS bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan demi peningkatan mutu pendidikan madrasah. Saya mengapresiasi pelaksanaan rakor dan bimtek ini, dan berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di madrasah masing-masing. Dengan perencanaan yang baik dan pelaporan yang tepat, kita wujudkan madrasah yang profesional, berintegritas, dan semakin berkualitas,” tegasnya.
Secara keseluruhan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kementerian Agama Kabupaten Pangkep dalam mendorong terciptanya manajemen madrasah yang mandiri, profesional, dan akuntabel melalui penerapan sistem digital yang terpusat dan berkelanjutan. (rdtl)