Kolaborasi FKUB, Pemda Dan Kemenag Toraja Utara Gelar Seminar Sehari Moderasi Beragama
Kontributor
Rantepao, (Kemenag Torut) — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Pemerintah Daerah dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toraja Utara menggelar seminar sehari yang mengusung tema "Menenun Kebersamaan Untuk Hidup Bersama Yang Rukun dan Damai" yang menekankan pentingnya sikap saling menghargai dalam keberagaman agama serta mendorong dialog lintas iman sebagai pondasi kehidupan sosial yang damai khususnya di Kabupaten Toraja Utara.
Ketua Umum FKUB Toraja Utara Pdt. Musa Salusu, M. Th. menyampaikan bahwa seminar moderasi beragama ini sangat penting diselenggarakan untuk tetap menjaga keutuhan dan kedamaian di negeri ini khususnya di Toraja Utara dan mengharapkan peserta yang hadir untuk menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan moderasi. "Dalam rangka mensosialisasikan moderasi beragama, kita semualah yang merupakan unjung tombak menjadi mediator kepada semua komunitas yang ada di lingkungan sekitar kita" ucapnya.
Bupati Toraja Utara Frederik V. Palimbong, S. T., S.M., M. Ak. dalam sambutannya sangat mendukung penuh program penguatan toleransi melalui kegiatan ini, menurutnya walaupun toleransi di Toraja pada umumnya dan Toraja Utara pada khususnya telah berjalan sejak dari dulu namun tetap mengaskan untuk tetap menjaga dan merawat toleransi itu.
"Sejak Toraja Utara berdiri sendiri belum pernah ada gesekan yang mengganggu kerukunan, maka dari itu inilah tugas dan tanggung-jawab kita semua untuk merawat keharmonisan, bagaimanapun kita berusaha membangun secara fisik termasuk membangun SDM tapi kalau keharmonisan dan kedamaian itu rapuh maka semua itu tidak ada gunanya" tegas Bupati dalam sambutannya.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Toraja Utara Pretty Lamban Gasong, M. Th, M. Adm, SDA sebelum membawakan materinya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. "Walaupun dalam keseharian khususnya di Toraja Utara penerapan moderasi beragama itu sebenarnya sudah mendarah-daging, namun istilah moderasi beragama belum terlalu familiar di kalangan umat, oleh karena itu kami berterima kasih atas kerjasama yang baik antara FKUB, Kementerian Agama dan Pemda Toraja Utara sehingga kita boleh duduk bersama untuk berdiskusi tentang moderasi beragama dan kami berharap semua yang hadir pada saat ini akan mengkampanyekan moderasi beragama itu" ucapnya.
P. L. Gasong sendiri membawakan materi tentang "Peran Guru dan Penyuluh Agama dalam moderasi beragama". Sebelum menutup materinya Kakan Kemenag menampilkan penerapan dan kampanye moderasi beragama yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Toraja Utara.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis tanggal 27 November 2025 berlangsung di Gedung Art center Rantepao dan juga dihadiri oleh Ketua DPRD Toraja Utara, para narasumber dari masing-masing agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan mahasiswa/pelajar, para Penyuluh/Guru dan staf lingkup Kementerian Agama kabupaten Toraja Utara yang jumlah keseluruhannya diperkirakan dihadiri oleh 420 orang. (Yance)