KUA Bontonompo Matangkan Tim GAS, Libatkan Penghulu Dan Penyuluh

Kontributor

Bontonompo (Kemenag Gowa). Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bontonompo terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS).
Gerakan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Bontonompo dalam mendukung program nasional serta menekan angka pernikahan tidak tercatat (nikah siri) di masyarakat. Untuk memperkuat pelaksanaan program tersebut, KUA Bontonompo membentuk dan mematangkan tim pelaksana GAS, yang terdiri dari unsur penghulu dan penyuluh agama Islam, Selasa (15/7/2025).
Kepala KUA Bontonompo, Wahyuddin mengungkapkan bahwa keterlibatan penghulu dan penyuluh merupakan langkah strategis untuk menjangkau langsung masyarakat melalui pendekatan pelayanan dan edukasi.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mengetahui pentingnya pencatatan nikah, tetapi juga paham proses dan manfaat hukumnya. Oleh karena itu, tim yang kami bentuk akan turun langsung ke lapangan melalui penyuluhan di desa, kegiatan keagamaan, serta edukasi dari rumah ke rumah,” terang Wahyuddin.
Tim GAS akan bergerak melalui berbagai kanal, termasuk sosialisasi di kantor desa, majelis taklim, masjid, serta lembaga pendidikan keagamaan. Tak hanya itu, edukasi melalui media sosial juga akan diperkuat untuk menjangkau generasi muda yang rawan melakukan pernikahan tanpa pencatatan resmi.
Program ini juga menyasar pasangan yang telah menikah secara agama namun belum tercatat di KUA untuk segera mengurus itsbat nikah atau pencatatan ulang demi kepastian hukum bagi istri dan anak-anak mereka.
Dengan kolaborasi yang solid antara penghulu dan penyuluh, KUA Bontonompo berharap GAS dapat menjadi gerakan nyata yang berdampak luas dalam memperkuat sistem pencatatan pernikahan dan membangun keluarga yang tertib administrasi.(WHY/OH)