Kunjungi Kemenag Bulukumba, Mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar Pelajari Peran Penyuluh Agama Di Lapangan
Kontributor
Bulukumba, (Kemenag Bulukumba) – Sebanyak 33 mahasiswa semester 5 Jurusan Bimbingan & Penyuluhan Islam (BPI) UIN Alauddin Makassar melakukan kunjungan akademik ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba pada Kamis, 20 November 2025. Mereka didampingi langsung oleh dosen pembimbing, Prof. Dr. Drs. H. Mahmuddin, BA., M.Ag.
Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Bulukumba, H. Arifin, yang hadir mewakili Kepala Kantor. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kedatangan para mahasiswa yang ingin melihat secara langsung suasana kerja di lingkungan Kemenag.
“Kami sangat bahagia menyambut kedatangan mahasiswa untuk secara nyata melihat proses kerja di Kemenag Bulukumba, utamanya sebagai Penyuluh Agama,” ujar H. Arifin.
Sementara itu, Prof. H. Mahmuddin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa terkait peran strategis Penyuluh Agama dalam membina masyarakat.
“Kunjungan ini diharapkan dapat memperkenalkan kepada mahasiswa bagaimana peran penyuluh agama di masyarakat, sehingga mereka memiliki bekal untuk masa yang akan datang,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Kemenag Bulukumba atas sambutan yang terbuka serta berharap Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam UIN Alauddin Makassar dapat terus bersinergi dengan Kemenag dan para penyuluh agama dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan.
Sebagai bagian dari agenda kunjungan, mahasiswa mendapatkan sharing session dari dua Penyuluh Agama Kemenag Bulukumba, yakni H. Ahmad Khatib (Penyuluh KUA Kecamatan Ujung Loe) dan Sakra (Penyuluh KUA Kecamatan Gantarang). Keduanya membagikan pengalaman mereka dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan keagamaan di masyarakat.
Salah satu mahasiswa peserta kunjungan, Nabila, mengungkapkan rasa gembiranya bisa mendapatkan wawasan langsung dari para penyuluh.
“Kami sangat senang karena bisa mendengar langsung pengalaman para penyuluh di Kabupaten Bulukumba. Semoga ke depannya ada lagi kegiatan seperti ini agar kami bisa belajar lebih banyak, terutama terkait masalah-masalah yang sering muncul di masyarakat dan bagaimana para penyuluh menyelesaikannya,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa tentang dunia kepenyuluhan serta mendorong sinergi antara lembaga pendidikan dan Kementerian Agama dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang dakwah dan pemberdayaan masyarakat. (Vira)