Daerah

MTQ Bantaeng 2026, Diharapkan Punya Warna Baru Meski Efisiensi

Foto Kontributor
Humas Bantaeng

Kontributor

Selasa, 06 Januari 2026
...

Bantaeng (Kemenag Bantaeng) – Guna memantapkan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Bantaeng yang tinggal menghitung hari, rapat koordinasi digelar di Ruang Wakil Bupati Bantaeng pada Senin, 5 Januari 2026.

Rapat diawali dengan arahan Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin. Dalam arahannya, ia menyampaikan harapan agar pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki warna baru meski di tengah berbagai keterbatasan.

Kita berharap pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi warna tersendiri seiring dengan visi misi kami, menjadikan masyarakat yang religius dengan pengaplikasian nilai-nilai agama (Islam) kita,” tutur H. Sahabuddin.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing pihak agar kegiatan dapat berjalan optimal.

“Kami sama Pak Bupati tentu saja berharap sekali kegiatan ini lebih meriah dari yang sebelumnya. Meskipun dengan segala keterbatasan dan lain sebagainya. Jadi, tetap laksanakan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing,” ujar H. Sahabuddin sebelum menutup arahannya.

Terkait lokasi dan waktu pelaksanaan, Wakil Bupati menjelaskan adanya perubahan dari rencana awal.

“Untuk informasi waktu dan tempat tadinya kita rancang itu di Kecamatan Bissappu, kita mau pusatkan di sana. Tetapi, kajiannya terakhir tempat yang sangat terbatas di sana dan waktu juga mepet dan arus transportasi di sana juga lumayan padat karena di daerah jalan poros. Makanya kita pindahkan ke Masjid Agung untuk memudahkan semuanya tentu saja,” ucapnya.

“Kemudian waktu pelaksanaannya sudah diinformasikan ke Pak Bupati, nanti dikasih antara tanggal 13, 14, 15 Januari. Jadi, semuanya menyesuaikan dengan jadwal Pak Bupati,” lanjut H. Sahabuddin.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Bantaeng, H. M. Nurdin, M.Kes., membahas teknis pendanaan dari masing-masing kecamatan serta pentingnya ketertiban laporan pertanggungjawaban anggaran.

“Kami juga berharap tanpa mengurangi niat kita untuk memeriahkan kegiatan ini, meskipun dalam kondisi efisiensi. Kita tidak mau ini jadi sebuah alasan bahwa kegiatan ini tidak meriah atau lancar karena persoalan budget atau keuangan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Bimas Islam, Jamaluddin, S.Ag., MM., mewakili Kakan Kemenag Bantaeng menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran H. Misbah yang bertepatan dengan kegiatan pelepasan kontingen HAB Kemenag Bulukumba ke Kabupaten Bone.

Lebih lanjut, Jamaluddin menegaskan peran Kementerian Agama sebagai pelaksana teknis kegiatan MTQ.

“Kantor Kementerian Agama dalam kegiatan MTQ maupun STQ kami adalah pelaksana teknis kegiatan dan tentunya mengenai peserta itu menjadi kontribusi dari tiap-tiap KUA se-Kabupaten Bantaeng. Adapun kalau ada peserta (kecamatan tiap kategori lomba) yang lengkap alhamdulillah,” ujarnya.

Progress pendaftaran peserta MTQ Kabupaten Bantaeng disampaikan oleh Mahdi Bakri, S.E., dari Seksi Bimas Islam Kemenag Bantaeng.

“Alhamdulillah berkat kerja sama dan kerja keras dari teman-teman administrator kecamatan ini sampai hari ini jumlah peserta yang sudah mendaftar dan berstatus disetujui itu berjumlah 296 calon peserta,” ungkap Mahdi.

Ia merinci sebaran peserta dari delapan kecamatan, yakni Kecamatan Bantaeng sebanyak 47 peserta, Kecamatan Bissappu 42 peserta, Kecamatan Eremerasa 46 peserta, Kecamatan Gantarangkeke 32 peserta, Kecamatan Pa’jukukang 35 peserta, Kecamatan Sinoa 26 peserta, Kecamatan Tompobulu 39 peserta, serta Kecamatan Uluere 29 peserta.

“Ini masih kita buka pendaftaran sampai dengan paling lambat tanggal 7 Januari 2026,” tambahnya.

Mahdi juga menjelaskan bahwa MTQ tahun ini mempertandingkan 48 cabang lomba, dengan hanya tiga cabang yang belum terisi peserta.

“Pertama dari Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris Putri, kemudian Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab Putra/Putri, kemudian yang kosong juga cabang baru yaitu Kaligrafi Golongan Digital, hanya putra yang terisi, tetapi putrinya kosong,” jelasnya.

Rapat persiapan MTQ kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan para camat dan kepala KUA yang sempat hadir.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Bantaeng, Staf Khusus Bidang Kelembagaan Kabupaten Bantaeng, para camat se-Kabupaten Bantaeng, Kabag Kesra, kepala KUA, Staff Bimas Islam, serta administrator MTQ dari masing-masing kecamatan. (MSD)

Editor: arfan

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default