Pastikan Layanan Keagamaan Merata, Kemenag Maros Terjunkan Dai 3T Di Desa Bonto Somba
Kontributor
Maros (Kemenag Maros)-Kemenag Maros menugaskan dai 3T
(Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu
selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Program ini bertujuan memberikan aksesibilitas layanan dan
literasi keagamaan yang merata hingga ke pelosok.
Kepala Kantor Kemenag Maros yang diwakili Kepala Seksi Bimas
Islam, H. Ramli, menyampaikan tugas utama dai 3T: imam Salat Tarawih dan
mengisi ceramah selama bulan suci Ramadan. “bisa juga diperbantukan mengisi
pengajian untuk majelis taklim, membimbing TPQ,” jelasnya saat acara pelepasan
dan penerimaan, Senin (16/2/2026).
Hadir sekaligus menerima dai, Kepala Desa Bonto Somba, Suparman,
yang menyampaikan bahwa di wilayahnya sangat butuh penceramah yang memberikan
sentuhan pemahaman keagamaan.
“Terima kasih telah menugaskan dai 3T di desa kami.
Masyarakat kami sangat haus dengan pencerahan agama. Bahkan andaikan bisa,
perlu ada pengajian rutin setiap bulan untuk warga kami di sana,” ucapnya.
Ia kemudian menyatakan komitmen, untuk memfasilitasi keberadaan
dai 3T di desanya dan telah menjadwalkan kegiatan keagamaan selama bulan
Ramadan di Desa Bonto Somba.
Tak hanya seremonial pelepasan, Kepala Seksi Bimas beserta
rombongan juga mengantar langsung dai 3T, Ustad Al-Ansari, sampai ke lokasi
tugas, di Desa Bonto Somba.
Sebelumnya, pada Jumat (12/2/2026) Kakanwil Kemenag Sulsel,
H. Ali Yafid, secara simbolis telah melepas 27 dai 3T untuk bertugas di seluruh
kabupaten kota se-Sulsel, termasuk untuk dai di Kabupaten Maros. (rls)