Pelepasan Karantina Angkatan VIII MAN IC Gowa Di Momen Perayaan Maulid Nabi
Kontributor
Parangloe (Kemenag Gowa). Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gowa menggelar acara pelepasan masa karantina Angkatan VIII yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di aula madrasah, Sabtu (13/9/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala madrasah, Burhanuddin, para guru dan tenaga kependidikan (GTK), siswa kelas X, orang tua siswa kelas X, tokoh masyarakat Desa Belapunranga, serta pengurus komite yang diwakili oleh Ruslan Kalla dan Andi Munisa.
Kepala madrasah, Burhanuddin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesannya. “Masa karantina ini menjadi momen pembentukan mental dan karakter siswa agar siap menjalani pendidikan di MAN IC Gowa. Saya sangat bangga melihat semangat dan ketekunan siswa selama dua bulan ini,” ungkapnya.
Burhan juga berpesan agar orang tua terus mendukung anak-anak dalam menjalani pendidikan dengan penuh cinta dan kesabaran.
Sebelumnya, Ketua panitia, Anang Tegas Pribadi, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada suluruh siswa kelas X, XI, XII, para GTK, dan pengurus komite yang menyukseskan terselenggaranya agenda tahunan ini.
Ruslan Kalla, Sekjen Komite juga menyampaikan harapannya kepada seluruh orang tua agar mendukung program madrasah menyangkut beberapa hal yang urgent untuk kemaslahatan bersama.
Selain sebagai ajang ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi wujud syukur atas rampungnya masa karantina siswa kelas X selama dua bulan dan dirangkaikan dengan peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw.
Suasana bahagia bercampur haru mewarnai pertemuan antara siswa dan orang tua di aula madrasah.
Puncak acara diisi dengan ceramah Maulid yang disampaikan oleh KH. Hamzah Harun, dosen dan guru besar UIN Alauddin Makassar.
Dalam ceramahnya bertema “Meneladani Rasulullah dalam Bingkai Kurikulum Cinta: Menapaki Jalan Ilmu dan Akhlak Mulia,” ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menuntut ilmu dan membentuk karakter mulia.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.(Din/OH)