Pengawas Puji Pelaksanaan Ujian Berbasis Android Di MAN 1 Plus Keterampilan Parepare
Kontributor
Parepare, (Kemenag Parepare) - Pelaksanaan Ujian Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 di MAN 1 Plus Keterampilan memasuki hari ketiga. Kamis, 27 November 2025. Pada kesempatan ini, Koordinator Pengawas, Hj. Hasnani, yang hadir dalam rangka kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah, menyempatkan diri untuk meninjau langsung jalannya ujian di sejumlah ruang kelas.
Kunjungan tersebut didampingi oleh
Kepala MAN 1 Plus Keterampilan, Rusman Madina, beserta ketua panitia ujian
semester, Harlina, dan seluruh jajaran panitia lainnya. Dalam kesempatan ini,
Hj. Hasanani melihat bagaimana proses evaluasi pembelajaran dilaksanakan
menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) berbasis Android. Para siswa
mengerjakan soal melalui perangkat gawai masing-masing, sementara pengawas
memantau proses ujian melalui sistem yang sudah dirancang dengan baik.
Kepala Madrasah, Rusman Madina,
menyampaikan bahwa penggunaan ujian berbasis Android merupakan langkah madrasah
untuk menghadirkan proses evaluasi yang lebih modern dan efisien.
“Kami berkomitmen meningkatkan
kualitas layanan pendidikan, termasuk dalam hal evaluasi pembelajaran. Sistem
CBT berbasis Android ini membuat proses ujian lebih tertib, cepat, dan
transparan,” ujarnya.
Ketua panitia ujian semester,
Harlina, juga memberikan penjelasan terkait kesiapan teknis selama pelaksanaan
ujian.
“Alhamdulillah hingga hari ketiga,
pelaksanaan ujian berjalan lancar. Panitia selalu melakukan pengecekan
jaringan, kesiapan server, serta memastikan pengawas memahami SOP ujian.
Dukungan guru dan kedisiplinan siswa sangat membantu kelancaran kegiatan ini,”
ungkapnya.
Sementara itu, Korwas Hj. Hasnani
mengapresiasi langkah madrasah dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi. Ia
menilai pelaksanaan ujian berjalan tertib dan terstruktur.
“Madrasah ini sudah berada di
jalur yang tepat dalam mengembangkan budaya digital. Saya melihat seluruh
proses berlangsung kondusif, dan siswa pun tampak adaptif terhadap sistem yang
digunakan.”
Peninjauan ini menjadi wujud
dukungan pengawas dalam memastikan mutu penyelenggaraan ujian berjalan optimal,
baik dari sisi teknis, kedisiplinan, maupun kesiapan panitia secara
keseluruhan.(Akbar/Wn)