PERGABI Sulsel Bersama Pembimas Buddha Salurkan Buku Pembelajaran Sekolah Minggu Buddhis Di Kota Makassar
Kontributor
MAKASSAR - Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PD PERGABI) Sulawesi Selatan bersama Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan Buku Pembelajaran Sekolah Minggu Buddhis (SMB) kepada sejumlah vihara di Kota Makassar, Sabtu, 25 Januari 2026.
Kegiatan penyerahan buku pembelajaran tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan keagamaan Buddha, khususnya bagi peserta didik Sekolah Minggu Buddhis di Kota Makassar. Bantuan buku ini berasal dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia yang disalurkan melalui PERGABI Sulawesi Selatan.
Ketua PD PERGABI Sulawesi Selatan, Sayudi, secara langsung menyerahkan buku pembelajaran kepada masing-masing Sekolah Minggu Buddhis. Adapun penerima bantuan meliputi SMB Vihara Jinaraja Sasana sebanyak 18 buku, SMB Vihara Sasanadipa 42 buku, SMB Pelita Hati 14 buku, SMB Vihara Dharma Sakti 23 buku, SMB Vihara Lahuta Maitreya 29 buku, SMB Vihara Buddha Maitreya 46 buku, SMB Vihara Dharma Kasih 19 buku, SMB EBA Sinar Damai 7 buku, SMB Ratana Joti Mawang 12 buku, serta SMB Vihara Cakrawala Dharma Indonesia sebanyak 29 buku.
Pembimas Buddha Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara PERGABI dan Ditjen Bimas Buddha dalam mendukung pendidikan keagamaan Buddha di daerah. “Bantuan buku pembelajaran ini sangat penting untuk menunjang proses pendidikan di Sekolah Minggu Buddhis. Kami berharap buku-buku ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para guru dan peserta didik dalam menanamkan nilai-nilai Dhamma sejak dini,” ujar Marjo.
Lebih lanjut, Pembimas Buddha Sulsel menegaskan bahwa Kementerian Agama terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pembelajaran agama Buddha melalui dukungan sarana, prasarana, serta penguatan kapasitas guru agama dan pengelola Sekolah Minggu Buddhis. Sinergi dengan organisasi profesi seperti PERGABI dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan keagamaan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PERGABI Sulawesi Selatan juga memberikan sosialisasi dan pemahaman mengenai peran, fungsi, serta keberadaan organisasi PERGABI di wilayah Sulawesi Selatan. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara guru agama Buddha, pengelola SMB, serta lembaga keagamaan Buddha.
Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas pembelajaran di Sekolah Minggu Buddhis di Kota Makassar semakin meningkat, serta mampu membentuk generasi muda Buddhis yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memahami ajaran Buddha secara utuh. (Mrj)