Daerah

Pesan Tegas Bupati Warnai Perayaan Natal PUK Kemenag Tana Toraja 2025

Foto Kontributor
Humas Tana Toraja

Kontributor

Jumat, 12 Desember 2025
...

Rembon, (Kemenag Tana Toraja) – Perayaan Natal Kemenag Kabupaten Tana Toraja tahun 2025 berlangsung khidmat dan penuh refleksi di Gereja Toraja Jemaat Maulu, Kecamatan Rembon, Kamis (11/12/2025). Ibadah yang diselenggarakan oleh Persekutuan Umat Kristen (PUK) Kantor Kementerian Agama ini dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari pegawai Kemenag, penyuluh agama, guru agama Kristen, dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP). Juga turut hadir Kasi Bimas Kristen, Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja, dan Bupati Tana Toraja.

Perayaan tahun ini tidak hanya menjadi momentum syukur menyambut Natal, tetapi juga ruang pembinaan bagi ASN untuk mengukuhkan kembali integritas, etos kerja, serta kesadaran pelayanan publik. Hal ini tampak jelas melalui pesan-pesan yang disampaikan oleh Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, dan Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja, H. Usman Senong.

ASN sebagai Pelayan Publik: Paradigma yang Harus Diwujudkan

Dalam sambutannya, Bupati Zadrak menyampaikan refleksi mendalam mengenai perubahan besar dalam paradigma birokrasi di era digital. Ia mengingatkan bahwa gaya lama ASN yang cenderung ingin dilayani tidak lagi relevan. Saat ini, masyarakat menuntut kehadiran aparatur negara yang mampu bekerja cepat, responsif, dan profesional.

“Paradigma kita sudah berubah total. Dulu ASN seolah berada di posisi lebih tinggi dan masyarakat yang melayani. Itu sudah tidak berlaku. Hari ini, ASN adalah pelayan masyarakat—itu tuntutan mutlak,” tegasnya.

Pesan tersebut disampaikan merespons catatan yang sebelumnya dibahas dalam pertemuannya dengan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan sebelum menghadiri Natal Kemenag di Rembon. Menurut Bupati, masih ditemukan sejumlah maladministrasi dan pelayanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan publik.

Karena itu, ia menekankan perlunya pembenahan pola pikir dan penguatan budaya kerja. “Kalau tidak siap melayani masyarakat, berarti tidak siap menjadi ASN. Masyarakat tidak butuh alasan—mereka butuh pelayanan prima,” ujarnya.

Tantangan Mentalitas ASN di Tengah Era Digital

Bupati Zadrak juga menyoroti tantangan mentalitas di tengah perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Ia mengapresiasi drama musikal Natal yang dipersembahkan panitia, yang menurutnya mencerminkan realitas sosial saat ini—bahwa teknologi kerap melaju lebih cepat dari kesiapan mental penggunanya.

“Diperlukan kearifan dalam memakai media digital. Sebagai ASN dan sebagai umat beragama, hadirkan damai dan kesejukan di ruang digital. Jika menemukan sesuatu yang buruk atau bersifat perundungan, jangan diam, apalagi ikut memanaskan. Tugas kita menghadirkan keteduhan,” pesannya.

Kemenag Hadir Melayani Umat Secara Nyata

Kepala Kantor Kemenag, H. Usman Senong, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Panitia Natal Kemenag 2025 yang dipimpin oleh Melyanus Sapang. Ia menilai bahwa perayaan tahun ini berhasil menghadirkan “nuansa melayani” melalui aksi sosial berbagi bingkisan pangan kepada warga yang membutuhkan.

“Nilainya mungkin tidak besar, tapi kehadiran kita menyapa masyarakat, itulah yang utama. Itulah esensi Kementerian Agama—kehadiran yang dapat dirasakan umat, bukan sekadar administrasi,” ungkapnya.

H. Usman juga mengaitkan tema Natal dengan kondisi sosial masyarakat Tana Toraja. Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang muncul belakangan ini memiliki akar yang sama, yakni rapuhnya ketahanan keluarga.

“Drama Natal tadi menggugah kita untuk kembali melihat ke dalam. Banyak masalah bermula dari keluarga. Maka mari hadirkan Tuhan dalam keluarga, perkuat kasih sayang, dan bangun suasana rumah yang memberi harapan,” tambahnya.

Kebersamaan ASN Kemenag dalam Perayaan Natal 2025

Perayaan Natal Kemenag kali ini ditutup dengan salam-salaman antarpegawai, mencerminkan kebersamaan lintas bidang dan satuan kerja. Suasana hangat tersebut menjadi pengingat bahwa tugas pelayanan Kemenag bukan hanya berdasarkan tugas kedinasan, tetapi juga panggilan moral untuk terus menghadirkan nilai-nilai damai, harmoni, dan keteladanan. (AP

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default