Daerah

Tebar Dakwah Moderat, MAN 1 Parepare Mandatkan 15 Siswa Jadi Duta Ceramah Ramadan

Foto Kontributor
Nurwina Busrah

Kontributor

Kamis, 19 Februari 2026
...

Parepare (Kemenag Parepare) – Dalam rangka penguatan karakter religius sekaligus implementasi program prioritas Kementerian Agama di bidang moderasi beragama, MAN 1 Kota Parepare menyerahkan surat mandat kepada 15 siswa-siswi yang akan melaksanakan ceramah Ramadan di masjid-masjid sekitar tempat tinggal mereka.

Kegiatan yang berlangsung di Mushollah Miftahul Ilmi MAN 1 Kota Parepare pada Rabu (19/2/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Rusman Madina.

Penyerahan surat mandat ini menjadi bentuk legitimasi resmi sekaligus penguatan tanggung jawab moral bagi para peserta didik dalam membawa nama baik madrasah di tengah masyarakat. Sebanyak 15 siswa dari kelas X, XI, dan XII menerima mandat sebagai representasi madrasah untuk menyampaikan dakwah Ramadan yang menyejukkan, edukatif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Para siswa tersebut akan berdakwah di tiga wilayah berbeda, yakni Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Pinrang, dan Kota Parepare, sehingga jangkauan dakwah madrasah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat lintas daerah.

Dalam arahannya, Kepala Madrasah menegaskan bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan institusi kepada peserta didik untuk tampil sebagai duta madrasah. Ia menekankan pentingnya menjaga adab, etika komunikasi, serta menyampaikan materi ceramah yang moderat dan membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Penyerahan mandat ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi bentuk kepercayaan dan amanah besar dari madrasah kepada ananda semua. Kalian adalah duta MAN 1 Kota Parepare di tengah masyarakat. Jaga nama baik madrasah, tunjukkan akhlak yang santun, serta sampaikan dakwah yang menyejukkan dan penuh hikmah,” ujar Rusman Madina.

Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan ini mencerminkan komitmen madrasah dalam mendukung transformasi pendidikan Kementerian Agama yang berdampak nyata.

“Madrasah tidak hanya menjadi pusat pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pusat pembinaan dakwah dan pengabdian sosial yang hadir langsung di tengah umat,”ujarnya.

Penugasan siswa sebagai penceramah Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara madrasah dan masyarakat lintas daerah, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan “Kemenag Berdampak” melalui pendidikan yang transformatif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat.(Akbar/Wn)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default