12 Oktober 2018
KUA Maros Baru Jadi Lokasi Orientasi Lapangan Peserta Diklat Penyuluh

KUA Maros Baru Jadi Lokasi Orientasi Lapangan Peserta Diklat Penyuluh

(Inmas/Maros). KUA Maros Baru menerima kunjungan orientasi lapangan peserta diklat penyuluh agama yang diselenggarakan Balai Diklat Kemenag Prov. Sulsel, Kamis 11/10/2018 pukul 09.00 wita. Diklat Teknis Penyuluh Agama yang sedang berlangsung dan memasuki hari ke tiga ini diikuti 40 peserta, terdiri dari penyuluh teknis asal Sulawesi Selatan 29 orang, Sulawesi Tenggara 8 orang dan Sulawesi Barat 3 orang. Peserta diklat didampingi oleh pembimbing yakni Husain, S. Ag, M. Ag, dan Asep Syaifullah, S. Ag, M. Pi. Hadir Ketua panitia diklat Adi Isra Ramli, S. Si, S. Pd, MT dan sekretaris Bidang Akdemik Dra. Wardaniah. Kunjungan ini disambut dan diterima langsung oleh Kepala KUA Maros Baru Drs.H. Sukeri, MA dan Ketua Pokjaluh Kemenag Maros Hasanuddin, S.Ag, M.Pd.I beserta penghuluh dan seluruh staf. Para Peserta Diklat Penyuluh berkesempatan bertatap muka dengan seluruh pengawai KUA Kecamatan Maros Baru serta mendapatkan penjelasan serta berdiskusi tentang pelaksanaan tugas dan fungsi KUA Maros Baru dalam pelayanan kepada masyarakat.

Kepala KUA Maros Baru, Drs. H. Sukeri, M. A, yang didampingi oleh Ketua Pokjaluh, Kab, Maros yang juga ketua 1 Pokjaluh Sulsel memberikan apresiasi positif terhadap langkah yang diambil oleh Balai Diklat Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, dengan menjadikan Kan KUA Kecamatan Maros Baru sebagai ladang orientasi lapangan oleh peserta diklat penyuluh ini. “Pada dasarnya kami sangat senang dan menyambut baik atas kehadiran para peserta diklat penyuluh teknis di KUA Kecamatan Maros Baru ini, ujar H. Sukeri. “Selain ajang silaturrahmi juga sebagai motivasi buat seluruh pegawai KUA Maros Baru terlebih kepada seluruh peserta diklat yang membutuhkan data yang mana nantinya digunakan untuk kegiatan yang sama di tempat di mana mereka bertugas” tandasnya. Pada kesempatan ini, Adi Isra Ramli, S. Si, S. Pd, MT selaku ketua panitia berkesempatan memberikan motivasi kepada para
peserta bahwa ajang ini adalah ladang bagaimana meraih pengalaman yang optimal. “Olehnya itu setiap peserta menyadari akan tujuan dari orientasi lapangan ini. “tuturnya.

Materi yang sudah diterima dalam pertemuan kelas diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peserta untuk menjadi tenaga-tenaga penyuluh agama yang memiliki kredibilitas dan inovasi serta mampu mempedomani peraturan-peraturan sehingga berdampak pada peningkatan kualitas tenaga penyuluh. Penjabaran dan implementasi materi ini yang peserta berusaha gali melalui diskusi kelompok dengan penyuluh dan staf KUA Maros Baru. Diharapkan nantinya setelah diklat dan termasuk orientasi lapangan ini peserta diklat bisa menerapkan hal yang sama yang sudah berjalan baik di KUA Maros Baru. Setelah melakukan orientasi ini, para peserta akan kembali ke Balai Diklat Kemenag Provinsi, menyusun laporan hasil orientasi lapangan mereka, dan kemudian mengadakan seminar untuk menetapkan tujuan bersama demi peningkatan kapasitas tenaga penyuluh di masing-masing lokasi tempat bertugas

Dibaca : 40 kali

0 Komentar