Provinsi

Aksi Ekoteologi Wandani Dan Patria Tuang Eco Enzim, Bimas Buddha Sulsel Hadir

Foto Kontributor
Andi Baly

Kontributor

Senin, 15 Desember 2025
...

Makassar, Kemenag Sulsel --- Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan membersamai Wandani Sulsel dan Patria Kota Makassar dalam kegiatan tuang Eco Enzim sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kanal dekat Perum Puri Mutiara, Kota Makassar, pada Minggu (14/12/2025).

Pembimas Buddha Sulsel, Sumarjo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata nilai-nilai ajaran Buddha dalam menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program prioritas Menteri Agama Republik Indonesia, yaitu Penguatan Ekoteologi, serta mendukung gerakan Kemenag Sulsel Go Green.

“Kegiatan tuang Eco Enzim ini merupakan wujud nyata kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan hidup. Melalui aksi sederhana ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam adalah bagian dari praktik keagamaan dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Perwakilan Wandani Sulsel mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Bimas Buddha Sulsel dan organisasi Buddhis dalam mendukung pelestarian lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Bimas Buddha Sulsel dalam kegiatan ini. Kolaborasi lintas organisasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran umat agar lebih peduli terhadap lingkungan melalui aksi nyata,” ungkap perwakilan Wandani Sulsel.

Sementara itu, Patria Kota Makassar menegaskan pentingnya peran generasi muda Buddhis dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tuang Eco Enzim ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual,” tutur perwakilan Patria Kota Makassar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menjaga kelestarian alam dapat terus ditumbuhkan dan menjadi bagian dari gaya hidup berkelanjutan bagi umat Buddha serta masyarakat luas. (mrj)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default