BGN Selenggarakan ToT Regional Sulawesi Dan Maluku Tentang Standar Gizi Dan Keamanan Pangan MBG
Kontributor
Makassar (Humas Kemenag)— Badan Gizi Nasional (BGN) menyelenggarakan Pelatihan bagi Pelatih (Training of Trainers/ToT) Tingkat Regional Sulawesi dan Maluku dengan tema Standar Gizi dan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Implementasi dan Edukasi Gizi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pendidikan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu–Sabtu, 28–31 Januari 2026, bertempat di Ibis Style Makassar, Jalan DR. Ratulangi No. 3, Mangkura, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.
Pelatihan ini merupakan kegiatan Badan Gizi Nasional yang dilaksanakan oleh Center of Excellence (CoE) IPB, dengan dukungan pendanaan dari UNICEF. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara terintegrasi di daerah.
Tujuan utama pelaksanaan ToT ini adalah untuk meningkatkan kapasitas fasilitator regional agar mampu memberikan pelatihan kepada tenaga pendidik di satuan pendidikan serta penjamah makanan di SPPG. Para peserta dibekali pemahaman terkait standar gizi, keamanan pangan siap saji, serta strategi implementasi dan edukasi gizi dalam Program MBG.
Selain itu, pelatihan ini juga memperkenalkan modul pelatihan resmi yang telah disusun sebagai panduan teknis dan edukatif. Modul tersebut diharapkan dapat menjadi acuan nasional dalam pelaksanaan Program MBG agar berjalan secara terstandar, aman, dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.
Ketua Tim Kelembagaan dan Sistem Informasi Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ilhamsah Kasim, yang hadir sebagai perwakilan Kemenag Sulsel, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memperkuat sinergi lintas sektor.
“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, komunikasi serta koordinasi lintas sektoral pelaksana Program MBG dapat dilaksanakan dengan lebih baik, sehingga para peserta didik di madrasah pada semua jenjang dapat merasakan program ini secara optimal,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 64 peserta dari berbagai unsur lintas sektor, terdiri atas Dinas Kesehatan Provinsi (16 orang), Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (1 orang), Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM (14 orang), Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi (8 orang), Dinas Pendidikan Provinsi (8 orang), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) (8 orang), Kepala Regional Badan Gizi Nasional (8 orang), serta DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Sulawesi Selatan (1 orang).
Melalui sinergi antara BGN, CoE IPB, UNICEF, Kementerian Agama, serta para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi peserta didik, khususnya di lingkungan madrasah. (AR)