Daerah

Bukan Sekadar Lomba, MTQ Ke-44 Sinjai Jadi Media Edukasi Bagi Kakanwil Kemenag Sulsel

Foto Kontributor
Arfain

Kontributor

Rabu, 11 Februari 2026
...

Sinjai (Kemenag Sinjai) – Gema ayat suci Al-Qur'an mulai membumbung di langit "Bumi Panrita Kitta". Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-44 tingkat Kabupaten Sinjai resmi dimulai. Perhelatan religius tahunan ini dipusatkan di Lapangan Bacikoro, Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Senin (09/02/2026).

Pemukulan bedug oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menandai dimulainya kompetisi syiar Islam yang akan berlangsung hingga 14 Februari mendatang. Tahun ini, MTQ mengusung tema besar: “Dengan Semangat Musabaqah Tilawatil Qur’an, Kita Jadikan Al-Qur’an sebagai Tonggak dalam Menyongsong Era Digitalisasi Menuju Indonesia Emas”.

Bupati Ratnawati Arif menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang adu kemerduan suara atau hafalan, melainkan upaya kolektif membumikan Al-Qur'an di tengah disrupsi teknologi.

“Al-Qur'an harus kita jadikan tonggak, fondasi kokoh, dan kompas dalam mengarungi zaman. Di era digital ini, nilai-nilai Kalamullah harus tetap menjadi pemandu hidup kita,” tegas Ratnawati.

Senada dengan itu, Ketua Tim Pengembangan Seni Budaya Islam Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyadi, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai. Menurutnya, konsistensi Sinjai dalam menyelenggarakan MTQ menjadi inspirasi, mengingat tahun ini terdapat delapan kabupaten di Sulawesi Selatan yang tidak melaksanakannya.

Wahyadi juga memaparkan kebijakan terbaru dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, terkait penggabungan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke dalam MTQ setiap tahunnya.

“Langkah ini dimaksudkan agar pembinaan Al-Qur'an dan Hadis berjalan beriringan dan berkelanjutan. MTQ memiliki fungsi strategis sebagai media informasi, sarana silaturahmi, dan wahana memperkuat Ukhuwah Islamiyah,” jelas Wahyadi saat membacakan sambutan tertulis Kakanwil Kemenag Sulsel.

Melalui pembinaan berjenjang dari tingkat desa hingga kabupaten, diharapkan lahir generasi Qur'ani yang tidak hanya fasih membaca, tetapi juga menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan teladan bagi masyarakat luas.

Pembukaan ini turut disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Idham Kadir, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan instansi vertikal lainnya. (Arf)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default